Archive for the ‘Uncategorized’ Category
Kupat Lebaran
Written by ronnyfr on 29 September 2008 – 7:29 pm - 195 kali dibaca.Sudah 2 hari saya di Yogyakarta, mudik lebaran dalam rangka menyambung tali silaturahmi dengan saudara sekandung dan family saya yang juga pada mudik lebaran di Yogyakarta. Saya lahir dan besar di Kampung Kauman, yang terletak di sebelah barat alun-alun utara Yogyakarta.
Selama 2 hari ini saya hilir mudik menemui sanak family di berbagai penjuru Yogyakarta. Sepanjang jalan terlihat kota Yogyakarta banyak dihiasi dengan spanduk dan baliho dari para caleg pemilu. Caleg ini rupanya amat “kreatif” karena mendapatkan kesempatan memejeng foto, nama dan nomer partainya jauh-jauh hari sebelum pemilu.
Namun, ada hal yanglebih menarik, diperjalanan saya disuguhi pemandangan unik di setiap depan pasar yang ada. Terlihat tumplek bleg orang-orang bersimpuh di sepanjang trotoar pasar sambil menganyam daun untuk dibuat selongsong kupat.
Tentunya Anda pernah melihat selongsong kupat yang berbentuk seperti layang-layang (belah ketupat). Nah, rupanya selongsong ini dijual dalam kondisi kosong, kemudian akan diisi beras sendiri oleh si pembeli dan dimasak sehingga menjadi kupat.
Dalam budaya Jawa, kupat memegang peranan penting di saat Hari Raya Iedul Fitri atau lebih dikenal dengan Lebaran. Konon, kupat dipakai sebagai makanan saat lebaran karena mengandung makna yang termasuk suatu jarwo dhosok (singkatan bermakna). Misal Anda pernah mendengar bahwa “Kuping” adalah jarwo dhosok dari : “Kaku Njepiping” (Benda yang kaku dan gepeng tipis). Atau contoh lain :
- Wedhang : Awe-awe Kadhang (Mengundang Teman)
- Kerikil : Keri Ning Sikil (Geli di Kaki)
- Wanito : Wani Ditoto (Berani Diatur)
- Keris : Kaku Raiso Nggo Ngiris (Kaku dan tidak bisa dipakai mengiris)
- Jimat : Barang Siji Agawe Nikmat (Benda satu yang bikin nikmat)
Nah, untuk KUPAT, singkatannya adalah NGAKU LEPAT alias “mengaku bersalah“… Jadi saat kita mengirimkan kupat ke saudara/ tetangga, atau menyuguhkan kupat kepada tamu lebaran. Maka sebenarnya secara terselubung sedang mengirimkan pesan bahwa “Saya Mengaku Bersalah dan Memohon Dimaafkan“.
Sedangkan kata lebaran, sebenarnya berasal dari bahasa Jawa yang artinya “lebar” atau sering disingkat sebagai “bar” yang berarti “setelah” atau “bakda”. Maka, dalam budaya Jawa, hari Raya Iedul Fitri sering disebut sebagai Lebaran atau Bakda (Bodo). Karena terjadinya adalah “setelah” puasa, atau “bar” poso, atau “bakda” puasa.
Jadi setelah selama sebulan kita puasa, melatih diri mengelola hawa nafsu, kemudian juga sudah banyak beriktikaf untuk merenungi kehidupan agar lebih banyak peningkatan. Maka kemudian stelah itu semua kita saling memafkan kepada semua saudara, handai tolan dan semua orang…
Oke, untuk menutup artikel ini perkenankanlah saya mengucapkan :
Selamat Hari Raya Iedul Fitri
Minal Aidhin Wal Faizin
Taqobalallohu Minna Wa Minkum
Kulo Ngaku Lepat (Saya mengaku bersalah)
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Terima kasih…
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Posted in Uncategorized | 6 Comments »
Mengunjungi Genting Highland, belajar NLP di jalanan….
Written by ronnyfr on 6 December 2007 – 4:55 am - 1,569 kali dibaca.Ini adalah hari pertama dalam hidup saya masuk ke sebuah casino, tempat yang berisi orang-orang yang suka berjudi. Bagi saya ini merupakan pengalaman yang luar biasa, karena saya dibesarkan di lingkungan beragama yang taat. Saya lahir di Kauman Yogyakarta, tempat dimana organisasi Muhammadiyah dilahirkan. Jadi berjudi adalah jauh dari kehidupan saya, bahkan bertaruh kecil-kecilan saja tidak pernah, karena begitu kuat hal ini ditekankan semenjak kecil.
Cukup sering saya melihat film yang mempertontonkan kegiatan judi di casino, mulai dari film barat James Bond, sampai film mandarin berjudul God of Gambler . Namun baru kali ini benar-benar bisa melihat bagaimana yang namanya kasino itu. Saya beruntung hari ini bisa masuk ke 2 lokasi casino, di daerah Genting Highland Malaysia. Saya memuaskan diri memperhatikan situasi di sana, tulisan ini merupakan deskripsi atas yang saya alami.
Daerah Genting Highland rupanya berbeda dari yang saya bayangkan semula, ternyata wilayah ini seperti puncak, namun dengan ‘tata kota’ yang jauh lebih rapi dan bersih. Saya menginap di hotel Genting
View, yakni kawasan perhotelan yang terletak dibawah Genting Highland. Dari sini kita bisa melihat puncak Genting Highland dengan jelas, apalagi di saat malam hari pemandangan dan lampu-lampunya luar biasa, makanya disebut Hotel Genting View. Dari hotel ini kira-kira jaraknya 10 menit ke Gohtong Jaya dimana terdapat Genting Skyway yakni Kereta Kabel (Cable Car), atau kereta gantung seperti yang di taman mini Indonesia.
Dari ‘Stesen Kereta Kabel’ ini kita naik ke atas Genting Highland mengunakan kereta gantung dengan tiket seharga RM 10 untuk pulang pergi. Kereta gantung ini terpanjang di Asia, panjangnya 3,38 km. Luar biasa sekali, tergantung tinggi dan bergerak dengan kecepatan cukup tinggi, sehingga jarak yang amat panjang itu hanya ditempuh 20 menit. Perjalanan menuju puncak melintasi hujan hujan tropis yang indah sekali, dengan ketinggian 1.800 meter dari permukaan laut. Setiap cable car berisi tempat duduk yang berpunggungan (seperti mobil satpam), setiap sisi bisa diduduki 3 orang dewasa. Jadi 3 orang akan melihat ke arah depan, sedangkan 3 orang lainnya akan melihat ke belakang.
Kami pergi bertiga, saya dan 2 orang perempuan asisten trainer (Carmen dan Linda), salah satu dari mereka ternyata agak takut naik kabel ini. Namun rasa ingin tahu rupanya sempat melebihi rasa takutnya. Jadi ia memberanikan diri, sekalipun minta dihibur sepanjang jalan. Agar fokusnya tidak melihat pemandangan yang baginya menakutkan, ia meminta saya bercerita ini dan itu. Saya besedia membantu mengalihkan perhatiannya dengan menceritakan mengenai LoA, karena saya tahu ini bisa membantunya mengalihkan fokus. Saya kemudian tersadar bahwa saya juga membawa kamera digital saya, di dalamnya masih tersimpan foto dan video anak-anak dan istri saya. Jadi saya jadikan kamera digital itu sebagai pengalih perhatian dengan menceritakan mengenai keluarga saya. Dan benar seperti kata Anthony Robbins “Change your focus, you change your reality “. Setiap kali Linda fokus di kamera digital ini, ia kelihatan tenang dan rileks. Setiap kali matanya melirik ke pemandangan di bawah, langsung tangannya terlihat memegang palang besi dengan lebih erat.
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Posted in Uncategorized | 8 Comments »
Ikut Pesta Blogger 2007
Written by ronnyfr on 22 October 2007 – 5:10 pm - 816 kali dibaca.Syukur Alhamdulillah, panitia Pesta Blogger 2007 mengundang saya sebagai salah satu peserta ber-free pass untuk 100 orang pendaftar pertama acara ini. Senang rasanya menjadi salah satu dari 100 peserta yang mendapat Free Entry Pass.
Saya ingin tahu juga apakah ada blogger lain yang mengusung topik NLP dan Hypnosis yang ikut acara ini. Pesta para blogger yang baru pertama kali diadakan di Indonesia.
Acara ini akan mengambil tempat di Hard Rock Cafe ke Blitz Megaplex, Grand Indonesia lt. 8, Jl. MH Thamrin no 1 Jakarta. Gedung baru yang megah yang berdiri di atas ex Hotel Wisata Indonesia (belakang Hotel Indonesia)
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Posted in Uncategorized | 10 Comments »
Selamat Hari Raya Iedul Fitri
Written by ronnyfr on 11 October 2007 – 10:32 pm - 723 kali dibaca.Pembaca Blog yang Budiman…
Saya secara pribadi ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Iedl Fitri kepada Ummat Muslim yang membaca BLOG ini. Taqobalallohu Minna Wa Minkum. Minal Aidin Wal Faidzin.
Saya juga ingin memohon maaf baik lahir maupun bathin kepada seluruh pembaca BLOG ini atas kekhilafan yang saya lakukan di dalam tutur kata dan tulis di milis ini.
Salam sukses untuk semuanya.
Wassalam
Ronny F. Ronodirdjo
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
NLP 4 Teacher / Trainer : Menggunakan NLP untuk Pembelajaran
Written by ronnyfr on 24 January 2007 – 8:38 pm - 3,232 kali dibaca.Jika kita cermati secara umum, di sejumlah sekolah dan perguruan tinggi sistem pendidikan masih terlalu memfokuskan pada 3 hal saja :
1. Kurikulum (TIU, TIK, Mata Kuliah, SKS, Urutan Semester / pre-req, laboratorium, dll).
2. Metode / sistem pendidikan (ceramah, role play, game, in basket, case study, discussion, on venue, modelling, dll)
3. Lingkungan dan alat bantu pendidikan (alat-alat presentasi, susunan kursi, cat kelas, model papan tulis, flipchart, background musik, dll)
Sepanjang pengamatan saya di dunia pendidikan, baik SD, SMP, SMA dan perkuliahan, hanya sedikit dari pendidik yang menggunakan metode / sistem pendidikan (delivery method) yang cukup psikologis. Sebagian besar hanya lecture saja (ceramah) dan cenderung hanya komunikasi searah saja. Untuk penggunaan lingkungan dan alat bantu pendidikan juga secara jelas masih mewarisi gaya ceramah klasik, ini terindikasi dari bentuk kelas yang hampir selalu memanjang, dengan meja/kursi dosen di depan tengah lebih tinggi letaknya.
Saat ini dorongan untuk memajukan dunia pendidikan demikian kuatnya, dan mulai terlihat geliat perubahan yang signifikan pada metode pembelajaran yang ada. Dunia psikologi modern menyumbang sangat besar pada perubahan ini dengan dikumandangkannya konsep seperti multiple intelligence, accelerated learning, dan lain-lain.
Tulisan ini dimaksud menyumbang efektivitas proses belajar mengajar di kelas dari sudut pandang NLP. Utamanya yang akan dibahas disini adalah mengenai faktor ke empat yang menurut NLP sangat penting dalam proses belajar, yaitu “learning state of the student”.
NLP meyakini bahwa sebagus apapun kurikulumnya, kalau state of mind dari siswa tidak efektif, maka yang kita ajarkan akan relatif sia-sia saja. Semua dari guru/dosen/trainer pasti pernah mengalami saat mengajar dan mahasiswa nampak acuh tak acuh, tidak interes, membolak-balik buku lain, ngobrol dll.
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Posted in NLP, Uncategorized | 14 Comments »






