Archive for the ‘Family and Parenting’ Category
Ambiguity, anchor, dan future pacing: kombinasi yang mematikan
Written by ronnyfr on 12 January 2008 – 8:47 pm - 1,452 kali dibaca.Dalam training atau seminar, saya biasanya mengatakan bahwa NLP memang merupakan ilmu yang lain dibandingkan ilmu yang mempelajari jiwa, ilmu bahasa ataupun ilmu programming pikiran. Lucunya trainee atau peserta seminar saya juga suka mengatakan bahwa “…ikutin seminar/training NLP dari Pak Ronny, lain lho rasanya, pendekatannya lain dan berbeda dengan trainer NLP yang pernah diikuti sebelumnya” :-). Sekarang, di sini kita akan kita kupas bagaimana NLP melihat secara lain suatu yang dianggap biasa oleh orang pada umumnya.
Mari kita mulai dari sebuah cerita :
Seorang Guru SD terperanjat saat pelajaran di kelas muridnya menjawab dengan jawaban yang sangat aneh. Hari itu Bu Guru sedang menjelaskan mengenai jenis-jenis makanan di dunia ini. Untuk membuat kelas menjadi seru guru kemudian menanyakan pada murid-muridnya, apa makanan favorit mereka, juga makanan foavorit dari orang tua mereka.
Saat tiba giliran si Badu, ia menjawab “Saya sebenarnya suka es krim Bu Guru, karena maemnya bisa dijilat-jilat, kan enak….” Bu Guru menjawab “Oh gitu, terus apa makanan yang digemari oleh orang tuamu?” Tanpa berpikir panjang di Badu menjawab “Itulah Bu Guru, saya jadi mikir-mikir juga, untuk menyukai ‘maem lampu’ karena orang tua saya suka maem dan menjilatin lampu“. Keruan Bu Guru bingung dengan jawaban itu. Lantas Bu Guru mengejar jawaban si Badu yang nampaknya nggak masuk akal itu “Dari mana kamu tahu orang tuamu suka makan dan njilatin lampu…, emang pernah melihat sendiri?”
Si Budi menjawab dengan ngotot, “Belum pernah lihat sendiri sih Bu Guru…, namun sering kali di malam hari Budi mendengar Mama atau Papa bilang gini ‘Sayang…, cepetan lampunya dimatiin, ntar kujilatin deh kan enak banget…’ “
Wow…, jangan horor! Jangan marah ke saya kok nulis kisah itu… Mungkin aja lho, orang tua si Badu memang keturunan pemain jathilan, yang suka makan lampu…. Nah, saya kan sudah bilang, ini bakal lain. Hehehehe!
Well, kenapa Anda bisa ketawa saat mendengar kisah itu? Kenapa fantasi menjadi liar saat mendengar atau membaca lelucon itu? Inilah yang akan kita bahas secara NLP…
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Posted in Education, Family and Parenting, Hypnosis/therapy | 29 Comments »
People Whisperer : Pawang Manusia
Written by ronnyfr on 29 October 2007 – 10:23 pm - 1,361 kali dibaca.Saat kehamilan anak pertama kami, seorang teman dari alumni Psikologi meng-sms agar saya membeli buku berjudul “baby whisperer” tulisan dari Tracy Hogg . Menurutnya, mempelajari buku ini akan membuat kita bisa berkomunikasi dengan bayi kita secara harmonis. Tentu saja saya sangat tertarik, dari judulnya saja sudah unik “pawang bayi”? Wah, yang saya tahu selama ini adanya pawang hujan, pawang macan, pawang ular dan lainnya. Ini kok pawang bayi. Sekalipun belum mengerti, kami beli saja bukunya, dan mulai kami pelajariagar menjadi bekal saat-saat penting nanti.
Betul ternyata… Setelah membaca buku ‘pawang bayi’ ini, kami menjadi lebih bisa ‘berkomunikasi’ dengan bayi mungil kami yang waktu itu berusia sekitar 1 atau 2 bulan. Kami jadi peka membedakan cara ber’komunikasi’nya yang selalu melalui tangis. Ada sekian jenis tangis bisa kami identifikasi dalam waktu 2 minggu. Tangis marah, tangis lapar, tangis ngompol, tangis gerah, dll, semuanya memiliki cara dan tanda-tanda yang berbeda.
Setiap kali bayi menangis, hindari panik dan tetap tenang. Observasi selama beberapa saat tanda-tandanya sambil tersenyum pada bayi. Setelah itu baru angkat si Bayi dan periksa apa penyebab tangisnya, segera tangani dan catat hasil observasi ini. Demikian seterusnya selama beberapa hari / minggu, sehingga anda memiliki panduan singkat ciptaan sendiri. Perlu dicatat, kesalahan terbesar orang tua bayi adalah mengartikan tangis bayi secara keliru. Tangis bayi harusnya diartikan sebagai satu-satunya “cara berkomunikasi verbal” yang dikuasai oleh si bayi.
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Posted in Family and Parenting | 8 Comments »
The Power of Anchor : Memicu orgasme pasangan Anda
Written by ronnyfr on 19 February 2007 – 11:24 am - 5,728 kali dibaca.Anchor adalah suatu hal yang jika terjadi akan memicu suatu perasaan atau emosi tertentu. Dalam istilah psikologi klasik, anchor adalah suatu stimulus yang memicu reaksi khusus. Anchor dapat terjadi dengan sendirinya (alami), dapat pula di ciptakan secara sengaja.
Sebagai contoh anchor alami adalah suatu phobia, yakni reaksi takut yang berlebihan (tidak masuk akal) pada suatu stimulus (anchor) tertentu. Misal melihat kecoa, langsung memicu takut dan tidak berani berjalan mendekatinya. Artikel ini akan membahas mengenai cara menciptakan anchor agar pasangan bisa orgasme lebih mudah.
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Posted in Family and Parenting, NLP | 35 Comments »






