Shocking News : PACING LEADING!!!

Written by ronnyfr on 28 May 2008 – 2:03 am - 684 kali dibaca.

Saat menulis ini saya sedang istirahat di sela pelatihan jam 18.17 waktu Canada, di tengah acara mengikuti kembali Pelatihan NLP Practitioner.

Hah, NLP Practitioner…?

Bukannya…?

Ya betul, ini adalah kali yang ke 2 saya ikut sertifikasi NLP Practitioner, setelah yang pertama dulu dengan Andrew Bryant - orang Australia dari aliran NS-NLP (Neuro Semantic).

Luar biasa rasanya lho, sekalipun sudah memiliki sertifikasi di level NLP Trainer, saya dengan tekad bulat akhirnya membesarkan hati saya untuk mengulangi dari level NLP Pract lagi (un-learn dan re-learn). Kali ini belajar NLP dari ”aliran Richard Bandler” (Society of NLP - SNLP), belajar dari salah satu recommended student-nya RB, yakni Steve Boyley. Tujuannya Read more »

Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…

Ronny F. Ronodirdjo.


Beritahu teman Anda tentang artikel ini

Posted in Education, NLP | 8 Comments »

Mengarahkan State Of Mind Peserta Pelatihan

Written by ronnyfr on 16 January 2008 – 11:28 am - 1,639 kali dibaca.

State of mind is everything“, kata Richard Bandler dalam suatu NLP Trainer’s Training, seraya menunjukkan pentingnya kondisi pikiran seorang dalam proses belajar. Kondisi pikiran seorang trainee akan mempengaruhi kemauan dan kemampuannya dalam mempelajari sesuatu. Dalam kondisi pikiran yang buruk, seorang trainee akan sulit menyerap informasi, bahkan informasi itupun akan berasosiasi dengan hal yang buruk, seburuk state of mind-nya.

Sebagai contoh, pada umumnya orang cenderung kurang suka mengikuti suatu acara seminar / training yang layout meja kursi-nya seperti susunan bangku sekolah dulu. Karena layout seperti itu akan memicu kembali memorinya (menjadi anchor) pada perasaan saat sekolah yang serba searah, harus duduk diam, tidak boleh bertanya, menegangkan dan sebagainya. Nah bayangkan, dalam state of mind seperti itu, apakah suatu training akan bisa efektif?

Tulisan ini dimaksudkan untuk situasi pembelajaran baik training, kursus, sekolah, dan lainnya. Untuk menyederhanakan tulisan ini, kita akan selalu menuliskan dalam situasi pelatihan, pengajar/fasilitator disebut trainer dan pesertanya adalah disebut trainee. Jadi tergantung sikon Anda, silahkan ganti kata pelatihan dengan pelajaran sekolah, trainer diganti dengan guru/dosen, dan trainee diganti dengan murid atau mahasiswa, dan sebagainya.

Read more »

Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…

Ronny F. Ronodirdjo.


Beritahu teman Anda tentang artikel ini

Posted in Education, Hypnosis/therapy, NLP, Training / Pelatihan | 13 Comments »

Ambiguity, anchor, dan future pacing: kombinasi yang mematikan

Written by ronnyfr on 12 January 2008 – 8:47 pm - 1,452 kali dibaca.

Dalam training atau seminar, saya biasanya mengatakan bahwa NLP memang merupakan ilmu yang lain dibandingkan ilmu yang mempelajari jiwa, ilmu bahasa ataupun ilmu programming pikiran. Lucunya trainee atau peserta seminar saya juga suka mengatakan bahwa “…ikutin seminar/training NLP dari Pak Ronny, lain lho rasanya, pendekatannya lain dan berbeda dengan trainer NLP yang pernah diikuti sebelumnya” :-). Sekarang, di sini kita akan kita kupas bagaimana NLP melihat secara lain suatu yang dianggap biasa oleh orang pada umumnya.

Mari kita mulai dari sebuah cerita :

Seorang Guru SD terperanjat saat pelajaran di kelas muridnya menjawab dengan jawaban yang sangat aneh. Hari itu Bu Guru sedang menjelaskan mengenai jenis-jenis makanan di dunia ini. Untuk membuat kelas menjadi seru guru kemudian menanyakan pada murid-muridnya, apa makanan favorit mereka, juga makanan foavorit dari orang tua mereka.

Saat tiba giliran si Badu, ia menjawab “Saya sebenarnya suka es krim Bu Guru, karena maemnya bisa dijilat-jilat, kan enak….” Bu Guru menjawab “Oh gitu, terus apa makanan yang digemari oleh orang tuamu?” Tanpa berpikir panjang di Badu menjawab “Itulah Bu Guru, saya jadi mikir-mikir juga, untuk menyukai ‘maem lampu’ karena orang tua saya suka maem dan menjilatin lampu“. Keruan Bu Guru bingung dengan jawaban itu. Lantas Bu Guru mengejar jawaban si Badu yang nampaknya nggak masuk akal itu “Dari mana kamu tahu orang tuamu suka makan dan njilatin lampu…, emang pernah melihat sendiri?”

Si Budi menjawab dengan ngotot, “Belum pernah lihat sendiri sih Bu Guru…, namun sering kali di malam hari Budi mendengar Mama atau Papa bilang gini ‘Sayang…, cepetan lampunya dimatiin, ntar kujilatin deh kan enak banget…’

Wow…, jangan horor! Jangan marah ke saya kok nulis kisah itu… Mungkin aja lho, orang tua si Badu memang keturunan pemain jathilan, yang suka makan lampu…. Nah, saya kan sudah bilang, ini bakal lain. Hehehehe!

Well, kenapa Anda bisa ketawa saat mendengar kisah itu? Kenapa fantasi menjadi liar saat mendengar atau membaca lelucon itu? Inilah yang akan kita bahas secara NLP…

Read more »

Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…

Ronny F. Ronodirdjo.


Beritahu teman Anda tentang artikel ini

Posted in Education, Family and Parenting, Hypnosis/therapy | 29 Comments »

Testimonial NLP For Trainer, Januari 2008

Written by ronnyfr on 8 January 2008 – 9:32 am - 914 kali dibaca.

Wow, tanggal 4 - 5 Januari 2008, minggu pertama di tahun baru ini kami buka dengan mengadakan pelatihan NLP For Trainer di Jakarta, dihadiri 28 peserta dan beberapa moderator TCI sebagai observer, training berlangsung dengan luar biasa menarik. Digawangi langsung sebagai EO dari TCI sendiri, organisasi trainer terbesar di Indonesia.

Tentunya kita semua mahfum, memberikan training kepada para trainer berbeda dengan mentraining orang yang bukan trainer. Beda situasi, beda tantangan, beda atmosfir sama sekali. Sejumlah dari peserta training ini bahkan sudah merupakan trainer kawakan, berkaliber besar dan dedengkot di bidang masing-masing. Luar biasa, beliau-beliau ini merendahkan hati, bersedia mengantongi ego untuk belajar kembali sebagai trainee. Bagi saya, beliau-beliau ini mencerminkan watak trainer sejati, yang selalu mau belajar lebih banyak. Inilah prinsip ‘You Go First’ yang dijunjung tinggi oleh para pembelajar NLP, melakukan dulu baru meminta.

Agar kesan yang kami dapatkan bisa dinikmati juga oleh Anda, ini saya teruskan kepada Anda semua email dari peserta dan observer yang mengikuti acara ini. Silahkan disimak :

========================================================

NLP for Trainer
Posted by: “Moderator TCI” moderator@trainersclub.or.id
Mon Jan 7, 2008 8:59 am (PST)

Dear all.

Alhamdullilah, tanpa terasa NLP for Trainer batch 5 yang diikuti 27 peserta
usai sudah, waktu 2 hari sangat terasa singkat sekali. Kami tim moderator
TCI, mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi rekan2 peserta
workshop “NLP for Trainer”, semoga pengetahuan yg telah disampaikan berguna
dalam kehidupan sehari2.

Workshop ini mendapat 5 stars (*****) dari peserta.

Berikut beberapa testimonial peserta:

  • “Training luar biasa powerfull, 2 hari terasa hanya 2 menit, tetapi hasilnya 2 semester. Pak Ronny memberikan NLP dengan “gradient”nya dibungkus yang benar-benar kunyah-able, luar biasa high impact!!!” (Yohan K - LG Innotek Indonesia/ Begabt Consulting)

Read more »

Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…

Ronny F. Ronodirdjo.


Beritahu teman Anda tentang artikel ini

Posted in Education, NLP, Training / Pelatihan | 3 Comments »

Unleash Your Teaching Power

Written by ronnyfr on 20 December 2007 – 4:08 am - 1,227 kali dibaca.

Tanggal 19 Desember ini saya diundang oleh Universitas Paramadina untuk memberikan training mengenai NLP untuk para dosen. Judul pelatihan yang saya bawakan adalah “Unleash Your Teaching Power Using NLP”. Dihadiri sekitar 30-an orang, umumnya berpendidikan S2, sebagian besar masih muda-muda. Sungguh suatu komunitas pendidikan yang membuat kagum: anak muda, berpendidikan tinggi, berprofesi pendidik, dan sekaligus open minded.

Saya pernah mendengar suatu ungkapan kurang sedap mengenai dunia pendidikan: “Lembaga yang melakukan tugas penting perubahan adalah lembaga pendidikan, namun lembaga itu jugalah yang paling sulit melakukan perubahan di dalamnya.” Hari itu, saya melihat pameo itu tidak lagi begitu tepat, melihat bagaimana respon dan dialektika yang muncul selama pelatihan tidaklah menunjukkan suatu resistensi akan perubahan. Dosen di sini mau berubah, mau mengakuisisi suatu disiplin ilmu baru bernama NLP, bahkan lebih gamblang bisa dikatakan bahwa para pengajar ini mau duduk merendahkan hati mereka untuk belajar lagi dari seorang asing yang gelar akademisnya bukan S2.

Perubahan lingkungan pendidikan

Satu-satunya keabadian di dunia ini hanyalah perubahan itu sendiri, dan dunia pendidikan juga terus berubah. Tantangan dalam pendidikan begitu luar biasanya, berubah sedemikian cepat. Mengingat pengalaman saat SMA sekitar 1985 dan awal kuliah sekitar 1992, bagi seorang siswa yang memiliki benda bernama scientific calculator sudahlah sedemikian te-o-pe, be-ge-te. (top banget). Akan jadi sasaran pinjam dan kekaguman dari kawan-kawan yang lain…, apalagi jika pemiliknya sudah bisa memprogram kalkulatornya sehingga bisa mengerjakan berbagai formula matematika secara otomatis seperti perhitungan ‘limit’, ‘integral’ ataupun ‘matrix’ yang membuat berdiri bulu roma itu.

Read more »

Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…

Ronny F. Ronodirdjo.


Beritahu teman Anda tentang artikel ini

Posted in Education, NLP | 6 Comments »

Memprogram pikiran Murid Sekolah secara salah

Written by ronnyfr on 25 October 2007 – 8:43 pm - 1,622 kali dibaca.

Dalam NLP ada suatu filter pikiran yang disebut sebagai Metaprogram Toward-Avoidance. Maksudnya adalah, seorang manusia normal akan mengejar kenikmatan (pleasure) dan menghindari penderitaan (pain). Oleh Anthony Robbins konsep ini dipopulerkan dengan istilah PPP (Pain pleasure principle) dan dikemas dalam ilmu Neuro Association Conditioning,

Manusia akan menghindari penderitaan contohnya apabila terasa panas di perjalanan maka dia minggir menghindari panasnya matahari ke tempat teduh. Jika haus, akan minum, jika muncul rasa lapar maka dia akan menghindari rasa lapar itu dan makan. Di sekolah atau di kantor, suatu peraturan biasanya diberikan sangsi jika dilanggar agar orang mentaatinya, jadi peraturan bisa jalan karena orang menghindari dihukum.

Kenapa orang mentaati rambu lalu lintas? Karena ia menghindari pain, jika tidak mentaati khususnya di situ ada polisi maka dia akan ditilang. Ditilang berarti bakal keluar uang dan urusan akan menjadi panjang. Oleh karena itu manusia cenderung menghindari dengan demikian seseorang akan mentaati peraturan karena ditilang berasosiasi dengan pain.

Pleasure towards atau mengejar kenikmatan contohnya jika seseorang bisa makan enak, dibandingkan dengan makan makanan yang tidak enak maka manusia cenderung memilih makan makanan yang enak. Jika bangun pagi dan masuk lebih pagi ke sekolah akan mendapatkan uang saku tambahan dari orangtuanya, maka anak-anak akan lebih bersemangat bangun dan masuk pagi ke sekolah. Dan seterusnya.

Read more »

Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…

Ronny F. Ronodirdjo.


Beritahu teman Anda tentang artikel ini

Posted in Education, NLP | 6 Comments »

Rahasia Mentraining Para Trainer : Testimonial NLP 4 Trainer Surabaya

Written by ronnyfr on 16 July 2007 – 2:37 am - 1,610 kali dibaca.

Saya pernah mendengar dari seorang Trainer, bahwa melatih Trainer lain adalah suatu situasi yang cenderung sulit. Anehnya, buat saya situasi seperti itu justru menjadi sangat menggairahkan. Selalu merupakan suatu pengalaman yang menyenangkan saat kita memberikan pelatihan bagi para trainer. Karena sekali kita bisa merengkuh hatinya, selebihnya akan berjalan dengan sendirinya.

TCI SbyJika kita selami, hal tersulit bagi seorang Trainer untuk menjadi Trainee adalah terletak pada mindset : “Apalagi yang belum saya ketahui dan mau diajarkan orang didepan saya ini?”. Ditambahkan dengan kebiasaan mereka menjadi Fasilitator bukan yang difasilitasi.

Bagi saya, kunci utama untuk mengelola kondisi itu adalah terletak pada kemampuan melakukan pacing dengan para trainee/r ini. Dengan tulus, lakukan apresiasi atas kemampuan mereka untuk bersedia masuk dalam situasi sulit itu. Masuklah ke dalam model dunia mereka (step into model of the world) dengan cara melakukan pacing-calibration loop secara terus menerus. Jangan terburu nafsu untuk leading, bahkan hindari sepenuhnya rasa ingin mengajari, merasa lebih tahu dan seterusnya.

Read more »

Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…

Ronny F. Ronodirdjo.


Beritahu teman Anda tentang artikel ini

Posted in Education, NLP | 5 Comments »

Aplikasi NLP untuk Advokasi Kebijakan Publik

Written by ronnyfr on 15 June 2007 – 1:36 am - 2,168 kali dibaca.

Advokasi KebijakanÂÂ

Pada prinsipnya advokasi adalah upaya mendorong suatu perubahan secara gradual agar para pengambil keputusan lebih membuat keputusan yang berpihak pada masyarakat sebagai stake holder. Mengingat seringkali suatu keputusan atau kebijakan pemerintah (daerah) dibuat kurang melibatkan unsur masyarakat dan hanya mengacu pada peraturan di atasnya, atau memihak suatu kepentingan tertentu yang mungkin jauh dari keberpihakan untuk masyarakat.

Ada berbagai pendekatan dan model untuk mendefinisikan advokasi, masing-masing framework memiliki keunggulan masing-masing. Sebagai contoh dapat dipergunakan salah satu framework yang dipergunakan oleh Mansoer Fakih dkk dalam memahami advokasi :

  • Proses Legislasi untuk berupaya membangun payung hukum (melalui legal drafting, counter draft, judicial review, class action, dll) di level legislatif.
  • Proses Birokrasi untuk mengusulkan dan memperbaiki tata laksana suatu peraturan / payung hukum di level eksekutif pemerintah (melalui lobby, mediasi, audiensi, kapasitasi, dll) sehingga terjadi peningkatan pelayanan.
  • Proses Sosialisasi dan Mobilisasi untuk membangun suatu budaya (terutama budaya hukum) di masyarakat sebagai stakeholder utama (melalui pengembangan program komunikasi partisipatif, kampanye, penggalangan dukungan basis masa / networking, tekanan sosial, dll). Untuk mengupayakan agar terjadi perubahan pada masyarakat secara sustainable, maka pendekatan proses sosialisasi dan mobilisasi terus mengalami perkembangan. Salah satu tantangan bagi program sosialisasi dan mobilisasi adalah untuk membangkitkan ownership dari masyarakat sebagai stakeholder utama. Dengan munculnya ownership, maka sekalipun fasilitasi (dari pemerintah atau LSM) mulai berkurang, namun masyarakat akan mampu meng-akusisi suatu program sehingga menjadi suatu budaya yang lestari.

Selama 4 tahun terakhir ini saya membantu Unicef untuk memberikan pelatihan pada unsur masyarakat untuk bisa melakukan advokasi yang persuasif dan terstruktur menggunakan pendekatan NLP. Salah satu isyu yang terus menerus diperjuangkan Unicef adalah advokasi terhadap berbagai Peraturan Daerah mengenai Pencatatan Kelahiran dan Penerbitan Akte Kelahiran yang selama ini kurang berpihak pada masyarakat.

Read more »

Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…

Ronny F. Ronodirdjo.


Beritahu teman Anda tentang artikel ini

Posted in Education, NLP | 5 Comments »

Teknik Presentasi Instant ála ABCD

Written by ronnyfr on 10 June 2007 – 11:14 pm - 3,057 kali dibaca.

IMG 0212Ada-ada saja anak muda sekarang, berbagai bahasa slank yang unik diciptakan dan mampu mengundang senyum. Kemarin, salah satu sepupu saya pulang dari suatu seminar motivasi yang berharga mahal, sambil bersungut-sungut. Tentu saja mengundang rasa ingin tahu saya untuk menanyakan kenapa ia bersungut-sungut? Dia jawab “Ketik reg : A spasi B spasi C spasi D : Aduh Bo’ Capek Deeeeeh.” Lho, maksudnya apa?

Kata capek deh semacam itu merupakan ekspresi kejengkelan akan suatu proses yang dirasa membosankan, garing, nyebelin, dan seterusnya. Intinya hanya omong kosong, dan cuma bikin capek saja. Bahkan ada yang lebih lucu cara mengekspresikan kejengkelannya. “Isi BH apa????” , Tetek deeeeeh! Ya ampun, plesetannya capek deh. Ada lagi yang bilang “Limapuluh kali dua : Cepek deeeeeh!”

Fenomena menghadiri seminar semacam itu kerap kali terjadi di luar sana. Seorang motivator terpaksa bicara dalam waktu pendek -demi ngejar argo- mumpung ada yang meminta ngomong. Pembicaraan yang tidak ditata dengan baik, sekalipun isinya mungkin baik. Walhasil, peserta merasa tidak mendapat apa-apa kecuali semangat saat di ruang seminar saja. Mungkin kalau pinjam istilah Tukul “bicara kamu itu Singkat, Padat dan Ngawur!” Hehehe…

Bagi rekan-rekan yang berprofesi‚ di dalam dunia seminar atau training motivasi,‚ sering kali kita dihadapkan pada permintaan yang mendadak dari klien :

  • Saya ingin suatu seminar 1 jam, acaranya besok siang ya Pak.?
  • Bisakah Anda mengisi seminar 30 menit dalam acara Sales Gathering untuk memotivasi salesperson kami?

Tulisan ini akan mengulas mengenai cara membuat presentasi instant untuk suatu durasi 60 menit. Disebut presentasi instant karena tidak perlu waktu lama dalam merancangnya, dan tetap memiliki daya pukau yang kuat.

Read more »

Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…

Ronny F. Ronodirdjo.


Beritahu teman Anda tentang artikel ini

Posted in Education, NLP, Training / Pelatihan | 11 Comments »

Blitz-Reading : Membaca Secepat Kilat

Written by ronnyfr on 22 February 2007 – 5:58 pm - 8,426 kali dibaca.

Saya tidak tahu, apakah Anda termasuk orang yang ingin bisa membaca dengan kecepatan fantastik dalam hitungan selembar buku kurang dari sedetik, laiknya seperti memotret atau memfotocopy? Sebagai catatan, tentunya yang saya maksudkan ini berbeda dan jauh lebih cepat dari speed reading. Benar-benar mirip melakukan fotokopi atau memotret halaman bacaan. Dalam cara speed reading, kita masih membaca, dalam arti huruf / kata / kalimat masih dibaca, hanya saja dengan kecepatan cepat. Sedangkan yang saya maksud di sini adalah bukan lagi membaca, namun semacam mendownload, memfotokopi ke pikiran.

mata.jpg

Inilah Blitz-Reading (BR), teknik mendownload informasi yang melibatkan pikiran sadar (conscious mind) dan pikiran bawah sadar (subconsious mind) secara simultan. Berbeda dengan membaca cara biasa, termasuk speed reading, yang cenderung hanya melibatkan pikiran sadar saja.

Read more »

Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…

Ronny F. Ronodirdjo.


Beritahu teman Anda tentang artikel ini

Posted in Education, Hypnosis/therapy, Mind-Power, NLP | 72 Comments »


  • ShoutBox

    1745 spams blocked
    Last Message 4 days, 11 hours ago
    • Info : Mohon jawab soal matematika dibawah ini sebelum kirim pesan, anti spam nih...
    • Ronny F R : Amien dan thanks Mas Bhina..., sukses selalu juga untuk Mas...
    • bhina : mas selamat ulang tahun ngih, semoga panjang umur sukses selalu :D
    • Ronny fr : Mantap analisanya! 8O
    • Guest_4419 : ngomongin soal motto mas Obama sama om Mc Cain boleh dong? Change we need vs Country first keduanyya pasti dipasang besar2 bersamaan dg capresnya masing2. shg bwh sadar bisa saja menangkap: Obama we need vs Mc Cain First. Bener g si tebakan saya mas ron? :wink:
    • Guest_1609 : Pak Ronny,
    • Ronny fr : Turut berduka cita atas wafatnya Ayahanda Fitra Faturahman. Semoga arwah beliau mendapatkan tempat yang terbaik disisiNya, diampuni kesalahannya, dan dilipatgandakan pahala atas amalnya. Amein
    • Ida MK : NLP Pract Bacth 2: 24-31 Januari 2008 !!! Hubungi kami segera, kursi terbatas tas tas .... :idea:
    • Guest_734 : Adakah Jadwal untul pelatihan NLP Practitioner untuk bulan Januari?
    • windy : Mas Ronny,selamat suksesnya Training Pract.Oh ya yang Batch kedua apa masih di jkt juga? gak ada yang di sby?hehehe
    • Hasbi : Hullo semua.... Mas Ronny untuk portal NLP for Indonesia, bisakah saya memposting terjemahan karya-karya sekitar NLP?
    • Ida MK : NLP Pract Bacth 2: 24 -31 Januari 2008 !!! Hubungi kami segera, kursi terbatas tas tas .... :idea:
    • Ronny F R : Thank Pak... Semua merasakan manfaat yang baik dari pelatihan ini... Bahkan saya juga merasa banyak belajar...
    • Guest_4362 : NLP Prac bersama Pak Ronny, WOW....LUAR BIASA!!! :D
    • Ida Mk : Udah Pak Hasbi... Untung saya masih online... hehehe. Selamat kembali ke ranah minang... :D
    • Hasbi : Pro Buk Ida... Email buk Ida tentang perubahan agreement masuk ke spam dan tanpa sengaja saya delete. Bisa dikirimkan lagi? Hari ini saya baru sampai di Padang. :smile:
    • Ronny FR : Halo Astri... Sip, sudah ada tuh artikelnya, dan kisah-kisah kawan-kawan di sana...
    • ronnyfr : Halo Mas Nano... kalau minggu terakhir Desember (pas Natal) bagaimana? Apakah teman-teman Surabaya setuju?
    • narastri_oke : wah sibuk bgt ya mas,ma acr Licensed NLP Practitioner nya?? ehm, ditunggu tulisan pengalamannya ya mas..^_^
    • Wuryanano : Apa kabar nih, Mas Ronny? Kapan diselenggarakan di Surabaya, Licensed NLP Practitioner nya?
    • Guest_4005 : lam kenal mas...
    • Henry : Wah jadi grogi.. kayak pertama kali mau menyatakan cinta :D
    • Ida MK : Halo semua peserta NLP Pract! Kita bertemu besok pagi, jam 8.00 (pendaftaran). Pesan pak Ronny, tidak perlu persiapan apa-apa.. yang penting : Have Fun!!!
    • Tony : To all the trainees...wish you all good luck and see you on 25 o October 8O
    • Tony : 2 more days...
    • ferry0331@yahoo.co : :D
  • PENDAPAT TERBARU

  • SPAM TERTANGKAP