Apakah NLP itu?

11 October 2006 6:57 PM60 commentsViews:

Saat ini NLP (Neuro Linguistic Programming) seolah tengah menjadi suatu bidang baru yang digandrungi oleh berbagai pihak di Indonesia. Mulai dari eksekutif papan atas, pengusaha, psikolog, dokter, olahragawan, dosen, bintang film bahkan sampai politisi. Sebenarnya apakah NLP itu ?

Beberapa sumber menyatakan mempelajari NLP mirip dengan mempelajari manual otak manusia, terkadang disebut sebagai people skill technology, atau disebut juga psychology of excellence. Intinya adalah mengetahui bagaimana cara kerja otak agar seseorang bisa menjadi tuan atasnya, bukan menjadi budaknya. Sedangkan para pengagas NLP sendiri merumuskan NLP sebagai The study of subjective experience .

Neuro merujuk pada otak / pikiran, bagaimana kita mengorganisasikan kehidupan mental kita. Linguistic adalah mengenai bahasa, bagaimana kita menggunakan bahasa untuk mencipta makna dan pengaruhnya pada kehidupan kita. Programming adalah mengenai urutan proses mental yang berpengaruh atas perilaku dalam mencapai tujuan tertentu, dan bagaimana melakukan modifikasi atas proses mental itu.

Sejarah dimulai ketika seorang ahli Mathematika / Computer Programming (Dr. Richard Bandler) dan seorang Profesor Linguistik (Dr. John Grinder) mempelajari keahlian sejumlah pakar dan terapis yang teramat sukses di bidangnya.

Richard Bandler dan John Grinder

Metode yang dipergunakan untuk mempelajari keahlian ini disebut sebagai modelling (ilmu memodel). Tokoh-tokoh awal yang dimodel adalah : Fritz Perls (Gestalt Psychotherapist), Virginia Satir (Family Therapist), Gregory Bateson (Anthropologist, cybernetics) dan Milton Erickson (Hypnotherapist). Setelah bertahun-tahun memodel, mereka berdua berhasil mengembangkan seperangkat teknik mental yang yang sangat berguna dalam dunia terapi.

Virginia Satir dan Milton H. Erickson

 

NLP lantas dipopulerkan oleh Anthony Robbins hingga meluas di USA dan seluruh dunia, belakangan Anthony Robbins membuat merek sendiri, yakni NAC (Neuro Associations Conditioning). Barisan pelopor NLP lantas mulai mengibarkan sayapnya merambah dataran aplikasi di luar terapi. Ilmu memodel ini dikembangluaskan untuk memodel berbagai keunggulan manusia; antara lain untuk memodel keunggulan dari orang yang berprestasi unggul di bidang komunikator, olahraga / atlit, leadership, sales, pengajar, bisnisman, karyawan, penyanyi, meditasi, dan berbagai orang sukses lainnya.

Modelling dalam NLP memungkinkan untuk mempelajari dan menduplikasi keahlian seseorang. Aplikasi modelling ini sungguh tak terbatas, nyaris bisa dikatakan “Bila ada seseorang pernah melakukan sesuatu hal, maka dengan modelling kita juga dapat menduplikasi agar bisa melakukannya juga”.

Melalui NLP kita bisa melakukan coding suatu perilaku unggul manusia dan memetakannya dalam suatu pola-pola inti tertentu. Pola-pola inilah yang kemudian disusun ulang dengan urutan dan kombinasi tertentu akan menjadi model of excellence yang dengan mudah untuk diduplikasikan kepada orang lain.

Beberapa nama besar yang tercatat menggunakan ilmu NLP dalam meraih kesuksesannya adalah : Bill Clinton, Andre Agassi, Lady Di, dan Nelson Mandela, dan masih banyak lagi.

Untuk belajar NLP, seseorang bisa memilih 2 macam pendekatan :

  1. Mendalami ilmu NLP, yakni dengan mengambil sertifikasi berikut : NLP Practitioner (biasanya 7-14 hari), NLP Master Practitioner (biasanya 14 hari), NLP Trainer, dan NLP Master Trainer.
    Umumnya orang-orang yang mendalami ilmu NLP memiliki goal untuk menjadi trainer, coach atau ahli di bidang NLP.
  2. Mempelajari aplikasi NLP tanpa mendalami ilmu NLP-nya sendiri. Misal mempelajari NLP at Work, NLP for Sales, NLP for Trainer, NLP For Customer Services, Objection Mastery, Personal Mastery, Therapy with NLP, Interview with NLP dan seterusnya. Biasanya training dilakukan dalam waktu 1-3 hari saja dengan biaya yang lebih terjangkau.
    Umumnya, para pengusaha, eksekutif, olahragawan, pengajar, politisi dan lain-lain yang tidak punya waktu lebih suka mempelajari NLP dengan cara ini. Dengan demikian mereka tidak perlu lagi meramu / memikirkan ulang bagaimana menggunakan NLP untuk keperluan mereka, tinggal dipraktekkan secara langsung.

60 Comments

  • Halo Junkee…

    NLP ibaratnya adalah suatu manual, petunjuk cara menjalankan ota dan pikiran serta emosi kita supaya lebih efektif dan efisien. Sehingga kita memiliki kendali atas mereka, dan bukannya dikendalikan oleh pikiran/emosi kita.

    Software NLP adalah suatau kesalah-kaprahan, sebab, NLP bukanlah suatu kondisi pikiran, NLP bukanlah suatu yang bisa dicapai dengan afirmasi.

    NLP adalah suatu attitude, sikap dan metodologi untuk membuat otak kita bisa bekerja secara lebih baik (manual).

    Melalui NLp kita bisa menghilangkan phobia, bukan melalui afirmasi, namun menggunakan teknik tertentu. Kita bisa mengedit pengalaman masa lalu (bukan melalui software mp3 dan afirmasi), namun melalui teknik program ulang pikiran, dll…

    Singkatnya, program binaural beat semacam itu hanyalah caa mencapai kondisi geombang pikiran tertentu, dan bisa dikombinasikan dengan suara afirmasi. NLP jauh…, jauh lebih lengkap dan jauh lebih efektif dari program semacam itu.

    Program binaural beat, hanya salah satu cara mencapai tujuan mental kita saja.

    NLP mengajarkan buanyak sekali cara….
    idak semuanya berkaitan dengan felombangpikiran, hanya beberapa saja yang perlu gelombang pikiran tertentu….

  • Dear Mas Ronny,
    Saya blm tau banyak ttg NLP. Tapi dari beberapa komentar dan tulisan2 yang sy baca di sini, kayaknya ini yg sy butuhkan, benar ga sih, tolong dikoreksi.
    Waktu sy baca artikel P’Adi Gunawan “Kuburan …” sy merasa bhw sy blm menggali potensi diri sy yg sesungguhnya. Ato emang sdh final tanpa disadari ya? Yg pasti sy ga tau pasti ttg hal itu. Cuma kadang2 sy ga yakin dg diri sy bhw sy udh maksimal dan mentok sbg guru. Jujur aja latar belakang pendidikan sy ga sesuai dg profesi sy skrng. Apalg shio sy bilang sy ga cocok jd guru. Trus sy br tau kalo sy termasuk org melankolis yg smpurna. Jd kalo ada ssuatu yg ganggu, biasanya sy lama tertekan, susah utk melepas emosi itu. Emang udh itu takdirnya? Trus sy jg suka mikirin macam2 jd ga bs buat meditasi ato hening krn pikiran sy sgt sibuk ke sana ke mari. Buat fokus pd anchor itu amat susah. Gmn ya solusinya? Mas, kasi kita jadwal pelatihan buat pemula spt sy ini, apa mungkin buat di batam ya?
    Tnx n salam,
    Nida

  • Dear Mas/Mbak Nida…

    Perbedaan manusia dengan mahluk lain di muka bumi ini adlah kita jauh lebih sempurna, sehingga alam semesta termasuk malaikat dan setan harus bersujud didepan kita saat diminta Alloh SWT.

    Potensi manusia tidak penah mentok,karena kita tidak pernah tahu seberapa luas samudra potensi manusia atas karuniaNya.

    Latar belakang dan Shio tidak cocok? Lupakan latar belakang, yang penting latar depan. Kalau latar belakang yang menentukan sukses seseorang, amaka hanya sedikit ornag bisa sukses….

    Solusinya?
    Belajar NLP dari manapun….
    Buka pikiran , open mind…
    Berdo’a sesuai agama Anda

    Salam sukses

  • ada gak ya sekolah nlp di padang ???
    biar bisa jadi trainer juga…

  • Mas Ronny yang ganteng, kapan jadwal pelatihan di batam ? sy rasa banyak yg pingin nih, karena disini kebanyakan kita sebagai pekerja sering mentok dalam memanfaatkan kelebihan yg tidak kita sadari. kalau bisa jadwal batam secepatnya lah…thanks
    Idris

  • Desi
    Setahu saya belum ada…

  • Mas IDris,
    Seingat saya ada jadual di Batam deh, silahkan lihat di http://www.belajarNLP.com

  • maaf pak, saya seorang mahasiswa… saya ingin mengikuti pelatihan NLP, kapan jadwal pelatihanny di jogja?? kira2 biayany berapa???
    terima kasih…

  • Herbert Leo

    Mas Ronny, saya tertarik ingin mengikuti training NLP. Pekerjaan saya adalah karyawan BUMN tetapi saya juga menggeluti network marketing. Tentunya dengan ikut NLP saya bisa berharap banyak untuk sukses di kedua bidang yang saat ini saya jalankan. Apakah ada training di bandung dalam waktu dekat ini dan berapa biayanya?

  • Mas Ronny, ada orang yang bilang NLP adalah sama saja dengan Hipnotis, apakah benar? mohon penjelasannya, thanks before…

Leave a Reply