Cara Mudah Mendapatkan Dana Pelatihan NLP
Written by ronnyfr on 11 September 2008 – 11:08 am - 733 kali dibaca.Semenjak di-launch iklan 7 days Licensed Practitioner NLP, banyak sekali email dan SMS yang masuk dan minta informasi lebih jauh. Nah salah satu fenomena yang menarik adalah cukup banyak yang mengatakan ingin sekali hadir, namun masih belum siap dengan biayanya. Bahkan ada beberapa orang yang minta gratis, minta mencicil biaya pelatihan, dll… Akhirnya, saya jadi tergelitik menulis artikel ini. Beberapa bagian tulisan ini, diambil dari pelatihan saya yang lain.
Oke, mari kita berdiskusi agar berada dalam kondisi lebih berdaya, daripada minta gratisan… Mendapatkan dan berharap dapat gratisan atau harga murah terkadang hanya akan mengurangi kesungguhan/kesiapan pikiran kita saat pelatihan… Mari kita buka pikiran kita semua, artikel ini cocok dipakai untuk mengikuti pelatihan NLP dari trainer siapapun juga kok… Oke…
Pertama : Bulatkan keinginan Anda untuk ikut
Ada seorang rekan dari daerah Sumatra menelepon saya, ia mengatakan ingin sekali mengikuti pelatihan itu. Namun ia merasa tidak yakin apakah akan bisa mendapatkan uangnya segera. Pertanyaannya adalah : “Gimana ya Mas Ronny, saya pengin tapi sekarang masih nggak yakin akan punya uang…, saya mau lihat nanti deh!”.
Saya jawab, Anda hanya ingin jadi penonton atau ingin jadi pemain? Saya tahu dia sudah pernah belajar NLP sebelumnya… Lantas saya katakan lagi : “Gunakan kemampuan NLP-mu untuk menjadikan keinginanmu menjelma menjadi realitas”. Jangan menunggu hadirnya rejeki, ciptakan arus rejeki di account Anda….
Gunakan NLP skill Anda, seperti State of Excellence (Circle Of Excellence) artikel mengenai ini dibahas di beberapa artikel di www.portalnlp.com ataupun di blog saya www.ronnyfr.com. Segera akses kondisi paling merasa yakin, mantap! Amplify supaya lebih kuat, dan Anchor! Kemudian asosiasikan dengan niat Anda mengikuti pelatihan ini dengan cara melakukan future pacing ke berbagai situasi berkelimpahan dengan job / project ataupun bonus… .
Jika Anda belum tahu banyak tentang NLP, begini saja : Pikirkan keinginan ikut training ini seperti cara Anda menginginkan sesuatu yang Anda betul-betul penggggggin. Sampai Anda dapat merasakan hal yang sama! Bayangkan apa saja manfaat secara pribadi jika memiliki skill sebagai praktisi NLP :
Memiliki pengendalian diri yang lebih baik, mempengaruhi kondisi emosi sesuai keinginan.
Melenyapkan emosi-emosi negatif seperti fobia, trauma, dan lainnya
Menghancurkan keputusan-keputusan masa lampau yang amat membatasi diri
Mengidentifikasi kepercayaan-kepercayaan yang mengungkung, dan membuangnya
Menciptakan pola-pola unggul dari siapapun model peran yang anda pilih
Memiliki kemampuan persuasi, presentasi, dan bahkan menghipnotis diri sendiri maupun orang lain…
Mengembangkan model motivasi yang paling cocok buat Anda…
dan seterusnya
Kalau Anda sudah bersungguh-sungguh pengiiiin, maka hukum berikutnya menjadi masuk akal dan mudah…
Ke Dua : Uang ada dimana-mana, nunggu diambil saja!
Tuhan YME sudah mengatur bahwa rejeki akan selalu mengalir luuuuuuancar bagi yang mau ikhtiar. Jika kita buka mata hati kita, maka kita tahu, bahwa untuk mendapatkan uang itu gampang sekali. Sangat gampang sekali. Bahkan, banyak orang yang tidak berpendidikanpun tahu bahwa cukup berdiri di putaran jalan dan membantu mobil berputar maka akan dapat duit, lumayan… bisa 50 ribuan sehari. Atau jadi loper koran…, atau jadi tukang parkir, atau jadi kuli di pasar… Semua itu pekerjaan yang hampir secara instant didapatkan jika mau…
Namun tentunya kita tidak harus melakukan seperti itu. Dengan ilmu dan pendidikan kita…, amatlah mudah kita mendapatkan uang jika mau berusaha dikit. Mari kita renungkan, ada berapa banyak orang di luar sana yang siap membayar dengan uangnya untuk mendapatkan berbagai jasa dan produk? Uang sudah menunggu untuk diambil, siapa yang mau?
- Berapa banyak orang di sekitar Anda yang ingin dibantu cari jodoh? Bantu, tukar dengan komisi…
- Berapa banyak yang nggak punya waktuuntuk ngajarin anaknya matematika? Bantu, tukar dengan komisi…
- Berapa banyak di sekitar Anda yang ngak bisa pakai MS Excell dengan baik? Bantu, tukar dengan komisi…
- Berapa banyak anak nggak bisa mengaji, hingga ortunya sedih? Bantu, tukar dengan komisi…
- Pelajari Blitz Reading, ajarkan ke tetangga Anda… Kasih les di sekolah-sekolah…
- Cari 10 orang di sekitar Anda yang mau ikut pelatihan ini, minta daftarkan ke Anda. Bayarkan sebelum akhir bulan ini… hubungi ibu Ida, minta diskon khsus karena Anda membawa 10 orang.
- Buka persewaan charger HP dan laptop di bandara, statiun dan terminal selama mudik lebaran…
- Rencanakan untuk menyenangkan Oom, Tante, Pakde, Bude, Eyang dan Saudara lain yang lebih tua selama lebaraan. Kemudian, bilang : “Minta THR-nya dong, untuk ngurunin saya ikut pelatihan… Nanti ilmunya gantian saya pakai membantu keponakan …”
- Pikirkan untuk mbuka bisnis berkaitan lebaran. Contoh : Dulu istri saya, hanya modal brosur dan sama sekali tidak makan waktu. Dari tahun ke tahun selalu ditelpon / didatangin orang untuk beli roti kering. Istri saya cuman order dari sub dealer Roti Kering Bandung itu. Selebihnya yang repot adalah pembantu dan sopir di rumah…. Lho kok tega nyuruh pembantu dan sopir…? Jangan salah persepsi dulu… Pembantu dan sopir saya paling senang dan selalu menunggu aktivitas menjelang lebaran ini, karena mereka dapat bonus ekstra lagi di luar THR mereka… Nah !
- Jual baju Koko, sejadah ngambil di mana kek, tanah abang, dll…
- Jual peta mudik yang lengkap!
- Menerapkan ilmu go double-nya Mas Krisnamurti dalam format harian, atau mingguan. Kenapa tidak?
- Gunakan keahlian Anda mencari informasi melalui google, altavista, atau yahoo untuk dijual jasanya ke tetangga yang buta internet / komputer.
- dll
- dll
Itu hanya ide yang langsung keluar seketika dari kepala saya saat menulis ini. Bukan untuk dijadikan patokan, karena tidak komplit… Ide itu hanya menunjukkan bahwa selalu ada orang yang memiliki uang dan bersedia mengeluarkan uang untuk mendapatkan suatu tujuan tertentu. Jika kita bersedia membantunya mendapatkan tujuannya itu, maka ia bersedia mengeluarkan uangnya untuk kita. Nah, itulah maksud dari kata : uang ada dimana-mana, nunggu diambil saja.
Ke Tiga : Cari Sponsor
Robert T. Kiyosaki (RTK) bilang: “Berhutang itu baik, asalkan Anda yakin orang lain yang membayarnya“.
Ups…, jangan salah mengerti…, ini bukan ajaran untuk mengemplang hutang.
Maksud RTK adalah, misakan kita hutang bank untuk properti, maka gunakan untuk utang property yang produktif, sehingga saat Anda menyewakan property itu pada orang lain, maka uang itu (uang orang lain), digunakan untuk membayar hutang Anda.
Pada saat uang hutang Anda sudah selesai dibayar dengan sewa orang itu (+ sewa orang lain, jika ganti penyewa), mungkin setelah sepuluh tahun. Namun sejak itu property itu jadi milik Anda.
Anda yang hutang, orang lain yang membayar. Property milik Anda. Semua senang!
Nah, carilah orang yang mau membayari Pelatihan ini untuk Anda… Misal cari sponsor ke perusahaan lain yang ada armada Sales Force-nya. Kemudian Anda tawarkan untuk memberikan pelatihan kepada Sales Force-nya dengan suatu garansi tertentu yang Anda yakini. Nah, kemudian minta mereka membayar di muka… (emang bisa…? Bisa ajah… banyak yang sudah mempraktekkan ini kok).
Pulang training ajarin mereka menjadi Sales yang lebih baik : install suatu belief baru di kepala sales force itu bahwa “menjual itu gampang“, bantu mereka dengan hypnotherapy, ajarkan bahasa hypnotic untuk closing, dan pastikan di-anchor di sana-sini, dst.
Nah, mereka akan bekerja lebih keras dan pintar dan menghasilkan uang yang membayari hutang Anda di perusahaan itu…, ya khan?
Anda senang dapat ilmu, perusahaan senang dapat untung, sales senang dapat bonus. Semua senang!
Ke Empat : Gunakan resources yang biasa dipakai untuk “cari alasan”, menjadi resources “cari uang”
Richard Bandler sering mengatakan, bahwa manusia sering menghabiskan sumberdaya energinya untuk mencari alasan gagal. Kenapa energi yang sama dan membuat capek itu tidak dipakaisaja untuk mengerjakan pekerjaan agar menjadi sukses?
Jadi daripada capek mengkhayalkan dan meyakini bahwa betapa kurang beruntungnya kita: kok waktu training ini PAS bangets di saat nggak punya uang, kok waktunya mepet sekali, kok ya pas habis lebaran, kok ya pas habis putus cinta…, dll….
Capek dehhhh.
Mendingan energinya dipakai bercapek-capek bekerja dan berbisnis…
Ke Lima : Ajukan Usul ke Kantor
Sekalipun pekerjaan/profesi Anda berbeda-beda, NLP Practitioner akan tetap membantu Anda mempermudah pencapaian tujuan. Apakah itu kebahagiaan hidup, kesehatan diri, kesuksesan bisnis, profesional, dan sebagainya, secara lebih menyenangkan dan mudah.
Nah, perusahaan manapun akan bersedia menginvestasikan uang mereka sepanjang mereka yakin bahwa uang investasi itu akan kembali secara lebih menguntungkan. Ya khan…,
Nah buatlah proposal di kantor. Kaitkan pelatihan ini dengan benefit yang Anda bisa tawarkan balik kepada kantor Anda. Kemudian buktikan bahwa Anda memang bisa memberikan benefit pada kantor. Berikut idenya…
Tunjukkan bahwa NLP dapat bermanfaat bagi :
- Bagi pebisnis dan profesional seperti manajer bisa menggunakan NLP untuk mengembangkan hubungan dengan cepat, membangun kerjasama sekelompok yang kuat, meningkatkan kemampuan bernegosiasi dan pemecahan masalah.
- Bagi salesman, resepsionis, frontliner, customer service akan belajar membangun hubungan dengan cepat, menggali dan memenuhi kebutuhan klien-klien, mengatasi keberatan / komplain secara elegan, dan melenyapkan fobia (prospekting, menelepon, kanvasing, dll).
- Bagi politisi, tokoh mayarakat/agama, LSM dan sebagainya dapat menggunakan NLP untuk memperbaiki kemampuan berbicara di depan publik, mempelajari kemampuan persuasi, mendekatkan diri dengan konstituen, meningkatkan efektivitas lobi dan sebagainya.
- Bari trainer, fasilitator dan guru bisa mendapatkan paradigma baru dalam pendidikan dan pelatihan untuk efektif menangani peserta, membangkitkan semangat, melibatkan, dan teknik pembelajaran yang lebih modern sesuai dengan cara kerja otak manusia.
- Bagi olahragawan atau personal trainer mampu menguasai mental dan fisik untuk memicu kondisi puncak kapanpun diinginkan, meningkatkan fokus, mengembangkan ketrampilan teknis yang lebih baik, dan menguasai kesehatan jiwa raga.
- Profesional kesehatan jiwa bisa menambah ketrampilan baru untuk mendalami klien mereka, memahami prinsip perubahan yang lebih cepat, untuk membantu klien dalam proses rehabilitasi.
- Profesional medis seperti dokter, bidan dan perawat bisa belajar teknik untuk lebih baik berhubungan dengan pasien, membantu mereka lebih nyaman dan berani menghadapi proses perawatan, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih cepat dan menyenangkan.
- Bagi artis, penyanyi, selebriti, membantu kepercayaan diri, melenyapkan demam panggung, membantu diet, memprogram pikiran dalam menghindari rokok dan narkoba.
- Bagi mahasiswa dan pelajar bisa membantu teknik belajar yang lebih unggul, metode mengingat yang lebih baik, menambah kepercayaan diri saat ujian, dan meningkatkan pergaulan.
- Dan seterusnya
Saya punya teman yang masih bekerja, dan seringkali mendapatkan sponsor dari kantor. Dalam mengajukan usul sponsor kantor, yang dilakukannya adalah secara cermat mempelajari Visi & Misi di kantor, Pidato Direktur di hari Senin pagi, dan arah tujuan Divisi dimana ia berada. Lantas hasil analisisnya akan dicocokkan dengan skill yang akan diakuisisi di pelatihan. Jika cocok, maka ia akan mengirimkan usulan itu ke atasannya. Tentu saja ia tidak hanya mengusulkan diri sendiri saja yang akan berangkat pelatihan, namun ia selalu usulkan beberapa teman yang lain yang relevan. Mantap!
Yang penting…, sepulang dari pelatihan harus dapat membuktikan bahwa ilmu yang dipelajarinya emang dapat menjadikan perusahaan makin maju. Ini namanya profesional…
Ke Enam : Yakini bahwa 14 Juta itu kecil…
Saya sering bertanya di kelas pelatihan, kenapa kita merasa kehilangan uang besar jika kehilangan uang Rp 1 juta. Namun anehnya saat mendapatkan uang Rp 1 juta, kita cuman merasa mendapatkan uang kecil .Nah! Tanya kenapa?
Silahkan Anda mengembangkan penjelasan yang relevan bagi Anda…
Oke,
Nah, apapun pemikiran Anda, silahkan fokuskan pemikiran Anda sekarang pada kenyataan bahwa dengan mengalami kedua kondisi di atas, maka : “Otak Anda secara almiah sudah punya kapabilitas untuk melakukan pergeseran arti dari uang Rp 1 juta.”
Kapabilitas menggeser / mengubah makna dalam NLP disebut sebagai reframing. Di portalNLP dan di www.ronnyfr.com juga banyak dikupas hal ini… Hmmmmmmm, biar lebih seru….., mungkin Anda juga pernah mendengar paribahasa Arab ini: “Makna sepotong roti tergantung dari seberapa lapar Anda.”
Nah, makna uang 14 juta tergantung pada seberapa Anda yakin Akan mendapatkan manfaat dari training ini bagi kehidupan Anda. Mari dengan mudah kita pikirkan, berapa banyak aspek kehidupan akan Anda ubah menjadi lebih baik setelah ikut pelatihan NLP Practitioner ini?
Yakini saja bahwa 14 juta itu kecil!!! Bukankah Anda ingin dapat memperoleh income lebih besar dari 14 juta sebulan, atau mungkin 14 juta seminggu, atau mungkin 14 juta sehari…, atau mungkin sejamnya 14 juta. Itu semua mungkin kok…
Kata teman saya, kalau kita selalu melihat masalah kita lebih besar dari diri kita, maka akan sulit mengatasinya. Lihatlah masalah lebih kecil dari kita. Ingat saja iklan di TV, tentang minuman coklat energi (Milo atau Ovaltine ya?). Itu lho …, seorang anak kecil yang main basket. Ia selalu melatih pikirannya untuk melihat bola basketnya itu keciiiiiiiiil banget. Sehingga rasanya akan mudaaaaah sekali memasukkan di ring basketnya…
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Cetak Artikel Ini
Posted in NLP, Training / Pelatihan |







September 12th, 2008 at 1:18 am
Toop markotop, lengkap sekali hukumnya Pak. Saya setuju belief kita sendiri yg menghambat.
Dulu kami mengeluarkan jutaan untuk belanja isi toko sudah ‘megap-megap’, seiring perjalan waktu, sekarang membelanjakan belasan juta terasa ringan saja. Tentunya setelah ada perubahan mindset & belief system.
Kemudian, yang terberat dlm segala hal memang eksekusinya Pak. Take Action itu yg sulit bagi yang masih menganggap dan merasa sulit tentunya.
Sukses selalu Pak Rony
FM
September 12th, 2008 at 2:11 am
Mas Fuad, apa kabar?
Terima kasih tanggapannya…, sampeyan emang tuop Muarkuotuop juga! Hehehe,
Benar sekali, saya setuju dengan point Anda mengenai belief system.
Act Now!
Salam
RFR
September 12th, 2008 at 9:02 am
Mantap benar alat alat /jalan jalan
dan terasa mudah.
bagi pemula seperti saya
yang paling berat menyakini sistem
dan aksi
sekali aksinya
berarti PR saya
menyakini
dan Aksi
semoga saya bisa “Pindah Kuadran“.
mohon bantuanya dan arahannya
thank banyak
salam sukses dan syukru
September 12th, 2008 at 2:27 pm
Assalamu’alaikum…
Pak Ronny yang baik, dan pembaca setia PortalNLP yang budiman..
Artikel ini sungguh luar biasa, memberikan sebuah solusi bukan lagi ide. Dan yang saya syukuri adalah Allah selalu memberikan jawaban setiap permohonan doa hambaNya. kok gak nyambung ???? Minggu lalu saya sedang merenung akan hakekat jaminan REZEKI dari Allah. saya sharing bersama para Guru, untuk menguatkan belief saya akan Janji Allah. Dan sungguh luar biasanya, hari ini yang Maha Petunjuk membuka pintu pemahaman melalui tulisan Pak Ronny. sekali lagi terima kasih pak Ronny…
Pak Ronny yang baik..
Izinkan saya sharing pengalaman saya mengenai LOA disini… pada bulan mei 16-20 saya ikut Practioner bersama pak Aziez. pada sesi Welforme outcome, saya menuliskan untuk ikut master Prac bersama Pak Ronny… waktu itu belum ada pengumuman bapak Buka kelas… saya hanya menuliskan saja…
Eh tau-taunya oktober nanti jadi kelas Pracnya… nah yang ingin saya sharingkan adalah bagaimana proses saya bisa ikut kelas Master Practitioner. bulan juni saya baca Pengumuman pak Aziez buka kelas master. Terus terang secara financial akan menghentikan langkah saya untuk meraihnya..
namun saya punya keyakinan. Pasti bisa. saya coba rapport dengan diri sendiri, ikut kelas Master atau pelatihan lain ? dan rapport nya alhamdulillah bagus, sehingga keputusannya adalah ikut kelas Master.. pertanayaanya how ?????
Pak Krisnamurti pernah sharing di Lingkar LoA. Abaikan proses dan utamakan terlebih dahulu outcomenya. Yaitu simulasi sedotan. saya praktekkanlah… setiap malam sebelum tidur saya selalu visualisai kalau saya telah berada dalam kelas master Prac di Hotel Peninsula… itu menambah kayakinan. Doa munajat Kepada pemilik alam pun tak henti-hentinya…
dan langkah terakhir adalah Action… saya usaha cari sponsor, bicara sama ayah angkat saya, apakah mungkin ditempat beliua kerja saya ajukan program ini ? ternyata jawabannya tidak. sempat merenung, gunakan cara apalagi.. tiba-tiba muncul ide, ada bisikan ” kamukan sudah belajar six step reframing, gunakan saja Unconcius cari jawabannya “…
wow …. sungguh luar biasa, six step nya berhasil. saya dapat jawaban dan saya lakukan. dan ide / cara dari jawaban six step sungguh luar biasa… Apa ide/jawaban nya ? mohon maaf itu belum bisa saya sampaikan secara terbuka di portal ini… Dan ingin saya tegaskan lagi, six step itu sungguh powerfull… saya yakin anda pasti bertanya-tanya kok bisa ya? ( Terima kasih banyak Guru Aziez atas ilmunya )
Dan yang pasti, saya yakin siapapun anda pasti bisa. karena kunci utama adalah YAKIN… menurut saya itulah kunci utama sehingga saya bisa ikut kelas Master… keyakinan saya melebihi kesadaran. sebelum ikut saya sudah benar-benar YAKIN kalau saya bisa ikut… dan nyatanya sekarang…
Pak Ronny mohon maaf ya, ruang ini dijadikan ajang sharing… Terima kasih.
wassalam….
September 12th, 2008 at 7:34 pm
Tak ada kata yang dapat saya lukiskan untuk mengungkapkan kekaguman saya terhadap mas Ronny dan tulisan ini!
September 13th, 2008 at 5:32 am
Dear Mas Andi,
Thanks atas tanggapan nya.
Puitis nian… dirimu…
Sukses selalu untuk Anda
September 13th, 2008 at 5:33 am
Dear Mas Rahmadsyah yang budiman…
Apa kabar? Semoga sehat selalu…
Kapan ada rencana pulang ke Aceh?Insya’ Alloh saya akan memberikan pelatihan di Aceh pada bulan Syawal nanti, dengan salah satu Lembaga Internasional. Persuasion Skill With NLP. Jika Anda ada di Aceh, kita bisa berdiskusi di sana.
Wah…., kisah Anda mempraktekkan ilmu NLP sungguh bagus sekali. Seperti itulah yang namanya seorang praktitioner, selalu menerapkan / mempraktekkan ilmu yang dimilikinya.
Teriring salam saya untuk Mas Krishnamurti dan Mas Aziez , mereka semua, memang sungguh luar biasa..
Semoga Anda semakin sukses dan tentunya juga rajin berbagi bagi sesama di berbagai forum yang ada…
Salam!!!
September 13th, 2008 at 5:35 am
Dear Bang Syahril Syam
Terima kasih sudaha mampir di sini…
Apa kabar Makassar?
Bagaimana perkembangan kawan-kawan di Makassar?
Semoga Bang Syahril terus menjadi api penghidup motivasi dan cahaya pencerahan untuk kawan-kawan di Makassar…
Amien
September 13th, 2008 at 8:59 am
Sepakat banget mas, terkadang hal yang gratisan tidak mengedukasi.
Salam Transformasi
Yudhi K Gunawan
http://www.theplatinumcoaching.com
September 14th, 2008 at 6:30 am
Halo Mas Yudhi
Salam kenal, dan salam transformasi juga dari saya untuk Anda.
Thanks sudah mampir!
September 14th, 2008 at 8:47 am
sebuah artikel dahsyat yg memberikan solusi cerdas untuk kehidupan saya…….
saya harus ikut pelatihan ini karena tuhan dan mas ronny mempersilahkan saya untuk datang ke pelatihan tersebut…………
ALLAHU AKBAR…..
PELATIHAN SOLUSI BUKAN PELATIHAN MOTIVASI
September 14th, 2008 at 4:07 pm
Syukur Alhamdulillah,
Mas Browie, saya tunggu Anda di 25 - 31 October 2008.
Pastikan mendaftar cepat ya mas, waktu terus berdetak….
September 15th, 2008 at 3:01 am
Thanks banget mas, jadi termotivasi lagi…..
Obrolan yang singkat namun benar-benar memberikan pencerahan bagi saya.
Salam salut dan sukses, untuk salah satu GURU NLP terbaik di Indonesia
September 15th, 2008 at 7:39 am
Setuju Kang…!!!
Sumbang cara lain:
Kita ikut training kan untuk mendapatkan ilmu. Nah, bagaimana ilmu baru bisa masuk kalau kantong kita “penuh”?
Meminjam istilah Pak Krish waktu seminar Go Double, kita bocorin aja tuh kantong agar bisa diisi terus dengan yang baru.
Caranya? Terus lah berbagi ilmu yang kita miliki kepada siapapun yang membutuhkan.
Begitu kantong kita terasa “habis”, maka ilmu baru akan datang untuk mengisi kantong tersebut.
Alhamdulillah, sudah cukup sering mendapatkan berbagai jalan yang tak terduga untuk mengikuti training NLP dengan terus berbagi.
Salam,
Teddi
September 15th, 2008 at 9:44 pm
Dear Uda Arlin…
Luar biasa, kedatangan tamu anak bangsa terbaik dari Ranah Minang…
Ngomong-ngomong soal pendek dan mencerahkan, suatu hari Richard Bandler pernah memberi coaching pada orang yang mengaku mau bunuh diri. RB hanya menjawab pendek “Bunuh diri adalah ’solusi permanen’ untuk masalah yang sifatnya ’sementara’”.
Jawaban pendek yang langsung mencerahkan!
Luar biasa, suatu kecerdasan linguistik yang luar biasa.
Oke Uda Arlin, saya yakin kiprah Uda dalam mencerahkan bangsa ini akan semakin mewarnai indahnya bumi. ANda adalah salah satu Guru Terbaik bagi kami semua…
September 15th, 2008 at 9:48 pm
Eh, Adhimas Teddi…
Mantaf betul masukannya, senang sekali saya.
Matur Nuhun, mendapatkan tambahan point baru dari Adhimas Teddi. Hari ini sungguh beruntung saya mendapat tamu dan Guru-guru NLP terbaik di Indonesia..
Sampai ketemu Sabtu depan ya…
September 20th, 2008 at 3:21 am
Hari ini di harian Kompas (Sabtu), halaman depan ada foto menarik. Menampilkan orang di pinggir jalan raya sambil menawarkan jasa penukaran uang, dan di sebelahnya bertumpuk-tumpuk uang gepokan dalam pecahan sejuta. ISi berita sbb:
“Penyedia jasa penukaran uang pecahan Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 1.000, di jalan Veteran Surabaya, Jawa Timur. Setiap penukaran Rp 1 juta, harga yang ditawarkan Rp 1.100.000. jasa penukaran urang receh ini hanya berlangsung selama bulan Ramadhan. Omzet per penyedia mencapai Rp 10 juta perhari.”
Wow, berarti untungnya sejuta sehari!!!
September 27th, 2008 at 3:33 am
Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Suatu saat, saya ingin bergabung sebagai assosiate/faculty….:)
Tak ngangsu kawruh sing dhuwur dhisik….biar bisa berguna bagi orang lain….Sukses terus Boss….
September 27th, 2008 at 12:39 pm
Wa’alaikum salam ww
Pak Yusron…
Apa khabar?
Kangen lama nggak ketemu…?
Mudik mboten?
Ayo ketemuan di Kauman…
Salam kanggo keluarga ya!
October 14th, 2008 at 10:45 am
Ass wr wb
Trim idenya mengingatkan saya pada ustad saya. ketika saya mengeluh tidak punya modal untuk bikin usaha rental komputer. Beliau mengatakan antum kurang bersyukur pada Allah, Allah sudah kasih modal yang paling hebat, kenapa masih juga kurang bersyukur? lantas saya tanya kepada ustad saya yang dimaksud modal itu apa ustad? Allah sudah kasih kamu modal akal yang sehat, antum gunakan dong akal antum. Uang ada dimana-mana tinggal diambil saja. yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana memindahkan uang mereka ke kantong kita! wah kok sama persis ya dengan kata-kata mas rony.
Great live is easy
Thanx and Jazakumullah
Wass wr wb
October 14th, 2008 at 3:35 pm
Mas Winsyah…
Ana setuju dengan Antum dan juga pada Ustad Antum.
Memang demikian Mas.
Di dunia ini ada banyak kunci sukses, namun kunci sukses sesungguhnya adalah Kunci Master yang sudah diberikan oleh Alloh SWT, pikiran kita.
October 22nd, 2008 at 2:08 pm
malam mas rony..
mas saya pemula NLP,saya sangat ingin memahami lebih tentang NLP dan menerapkannya dlm keseharian. buku apa yg pas untuk saya?
November 2nd, 2008 at 10:38 am
Mas, paling enak danmurah adalah… download artikel dan cetak di kertas A4 sudah deh….
Sip!