Kalau saya punya EEE PC

Mungkin frasa “EEE PC” merupakan kata paling populer di semua search engine pada akhir tahun 2007 sampai dengan awal tahun ini. Bahkan di kalangan para penggemar mobile computer, nampaknya memiliki notebook Asus seri EEE PC merupakan keinginan yang sulit dibendung, dibuktikan dengan munculnya ribuan tulisan dan review mengenai notebook mungil ini. Di negara manapun, launching notebook ini selalu langsung ludes dalam sehari, diserbu oleh penggemar yang sudah mengantri.

Di Indonesia produk inipun ditunggu banyak orang. Semua sudah berharap akan mendapatkan jatah saat launching tanggal 26 Januari 2008 nanti. Jadi, mungkin Anda bertanya kenapa …. saya harus dapat Eee PC ini!?

6552-asuseeepcPertimbangan utama saya membeli notebook ini adalah untuk keperluan blogging yang saya tekuni sejak 24 November 2005. Sudah 4 kali saya berganti notebook, namun belum pernah saya sedemikian bersemangat ingin membeli suatu notebook. Tentunya notebook ini memiliki keistimewaan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas saya. Mungkin akan berguna jika saya bagikan dalam tulisan ini.

By the way, blog tersebut rupanya sekaligus menjadi blog pertama di Indonesia yang membahas Hypnosis dan NLP. Jauh sebelum munculnya blog sejenis yang baru nongol di tahun 2007-an. Saat tahun 2005 itu, teramat sulit bagi orang Indonesia untuk mencari literatur NLP maupun hypnosis yang berbahasa Indonesia di internet. Well, saat ini blog itu sudah tidak pernah saya update lagi. Bahkan jika dilihat kelihatan aneh dan lucu, namun saya biarkan tetap hidup, sampai suatu saat nanti saat mungkin sudah punya pertimbangan yang lain.

Pengalaman ngeblog selama dua setengah tahun secara jelas mengajarkan pada saya bahwa produktivitas penulisan sangat dipengaruhi oleh adanya kesempatan yang dimiliki. Semakin banyak kesempatan yang dimiliki, semakin tinggi produktivitas penulisan saya, demikian pula sebaliknya. Dengan demikian, saya terobsesi untuk selalu mencari waktu / kesempatan nge-blog diantara berbagai kesibukan saya yang lain.

Pekerjaan sebagai trainer Hypnosis dan NLP sangat mobile sekali, hampir setiap minggu memberikan pelatihan. Sering sekali pergi berkeliling di berbagai kota di Indonesia, sampai-sampai beberapa petugas Garuda di bandara Soekarno-Hatta hapal sekali. Hehehe…kecilringan

Kesibukan yang lain jika sedang di Jakarta adalah melayani klien yang ingin terapi turun berat badan, ingin berhenti merokok dan sebagainya. Tentunya masih banyak lagi kegiatan yang tidak perlu diceritakan sebagaimana pebisnis yang lain, ditambahkan aktivitas bersama keluarga.

Well, di sini, sekarang, secara jelas sudah tergambar bagi Anda demikian pentingnya bagi blogger untuk punya super portable notebook. Ringan dibawa, kecil ukuran / dimensinya, dan memiliki catu daya yang baik. Sehingga selalu bisa masuk ke tas tenteng kecil dan siap diajak bertempur di manapun dan kapanpun.

Keinginan saya punya notebook mungil ini juga dipengaruhi oleh kegemaran saya membaca buku. Kalau Anda datang ke rumah saya, akan bertemu buku di manapun. Bahkan di dalam kamar mandi, tepatnya di atas toilet duduk ada rak buku, karena rasanya nggak enak duduk nongkrong sambil bengong aja ngelihatin benda yang sudah ribuan kali kita lihat, ya khan? Mendingan baca buku aja khan?

Kebiasaan ini pun menular pada anak-anak saya yang masih kecil, jika mereka ke mall, paling suka masuk ke toko buku. Kamarnyapun berserakan buku, di sekolah kalau udah merasa cukup bermain, mereka paling hobi meminjam buku di perpustakaan dan dibawa pulang.

Selama 5 tahun terakhir ini, kebiasaan membaca buku ini saya adaptasikan dengan membaca ebook semenjak banyak buku dibuat dalam format ebook. Sayangnya selama ini layar hp nokia 9300i, masih terasa terlalu kecil untuk membaca buku berformat pdf semacam ini, kadang mata menjadi sakit lho. Wah, sudah kebayang akan mudah membaca ebook dengan notebook mungil ini, tinggal membawa ekstra SD card saja. Ya khan?

denganS6-1Sebenarnya 2 tahun terakhir ini, saya sudah terbiasa pakai notebook kecil, yakni Asus S6 berukuran layar 11.1″. Jadi saya sudah tahu rasanya pakai notebook kecil, terutama yang buatan Asus. Nah, apalagi sekarang notebook bermerek sama dengan ukuran yang jauh lebih kecil, lihat perbandingan antara S6 dan EEE PC yang berukuran 7″ di samping ini.

Faktor lain yang amat penting bagi kita adalah ukuran dan tata letak keyboard-nya. Ukuran setiap tombol huruf dalam keyboard dan tata letaknya harus ergonomis dan nyaman untuk mengetik dalam jangka jariwaktu sekitar 1 jam. Jika ditinjau dari ukuran jari normal manusia (Indonesia), nampaknya ukuran tombol huruf dan tata letak keyboard EEE PC masih memenuhi syarat (lihat gambar).

Beberapa saat yang lalu saya mau beli notebook mungil keluaran Fujitsu yang 9,. inchi, namun keinginan itu segera surut. Saat saya mengamati Fujitsu itu, semua feature-nya oke banget, namun saat mencoba mengetik, baru beberapa menit jari-jari sudah pegal, dan kedua jempol saya terus menerus saling bertabrakan saat memencet tombol huruf-huruf yang letaknya di tengah keyboard. Ukuran tombol huruf terlalu kecil dan tata letak keyboard terlalu sempit, sehingga praktis notebook Fujitsu itu tidak cocok dipakai untuk kebutuhan blogger yang perlu mengetik sampai sejam lebih. Mungkin Fujitsu 9.6″ lebih cocok untuk keperluan presentasi bisnis dan player film saja.

Bagi blogger serius, kita tahu bahwa ide menulis tidak selalu dapat menunggu. Seringkali sebuah ide tulisan akan hilang seakan ditelan angin jika si blogger menunda untuk menuliskan. Sungguh sangat sayang sekali. Nah, jika dicermati, waktu yang paling banyak luang dan terbuang percuma adalah biasanya saat berada di mobil, di bandara, di pesawat, atau menunggu seseorang di suatu tempat. Nah di sinilah waktu terbaik bagi kita semua untuk dimanfaatkan ngeblog. Apalagi jika di lokasi itu ada fasilitas wifinya, klop sudah, karena notebook kecil ini ternyata sudah punya fasilitas wifi bahkan webcam. Ideal sekali, jika sedang di luar kota bisa chatting ama keluarga di rumah.

Ukuran notebook ini juga akan cocok sekali untuk menunjukkan preview seminar, training atau terapi hypnosis/NLP kepada calon klien. Selama ini saya menggunakan IPOD video, namun kadang calon klien mengeluh karena gambarnya terlampau kecil, sementara jika membawa S6 memerlukan tas yang cukup besar. Bahkan seandainya harus melakukan presentasi, rasanya membawa notebook kecil ini ditambah sebuah proyektor kecil masih bisa dikompromikan dalam sebuah tas kecil saja. Portability, inilah suatu magic word bagi para infopreneur saat ini.

Dari sisi harga, notebook ini juga menggoda sekali, hanya sekitar 3.5 juta rupiah. Wow, dengan harga semurah ini, rasanya mudah membayangkan untuk membelikan pula bagi anak. Saya terinspirasi oleh foto anak-anak di bawah ini, yang sangat familiar dengan teknologi yang bernama notebook ini. Banyak orang tua melarang anaknya memainkan notebooknya, karena kuatir benda yang biasanya mahal itu menjadi rusak.

anak1Secara psikologis, melarang atau memarahi anak yang mencoba menggunakan notebook akan membuat anak tersebut takut dan gaptek. Jauh lebih baik kita memberi kesempatan pada si anak agar terbiasa menyentuh benda berteknologi modern semacam ini. Bahkan ini bisa jauh lebih ngirit biaya, jika anak sedang di sekolah, atau di mall bersama mamanya, anakpun akan mudah chatting dengan kita, daripada ngabisin pulsa ponsel khan. Lha sudah murah, enteng ditenteng lagi.

Nah, kalau sopir sedang tidak masuk di hari minggu, maka saya punya tambahan kegiatan lain yang saya sebut sebagai “ternak teri“, maksudnya nganter anak, nganter istri, hehehe. Biasanya mereka ini mau jalan ke mall atau belanja di hypermarket. Kalau udah begini, saya biasanya harus nunggu mereka milih-milih sayur, buah, dan berbagai keperluan lain. Bisa lebih dari 2 jam menunggu, gawat kalau cuman bengong saja, mendingan dipakai ngeblog khan. Hmmm, nyam nyam… udah kebayang nih betapa lebih nikmatnya dibandingkan pakai Asus S6 selama ini.

Oke, sudah tidak sabar rasanya untuk menunggu datangnya tanggal 26 Januari 2008, mumpung hari sabtu dan libur. Bakal ngajak serumah untuk ikutan hadir di launching agar pasti dapat jatah notebook imut ini. Nah, biar gampang diingat, saya mengubah kepanjangan EEE PC menjadi : Enteng, Ekonomis, Enak Pakainya Coy!

About the Author