Teknik Presentasi Instant ála ABCD
Written by ronnyfr on 10 June 2007 – 11:14 pm - 3,339 kali dibaca.
Ada-ada saja anak muda sekarang, berbagai bahasa slank yang unik diciptakan dan mampu mengundang senyum. Kemarin, salah satu sepupu saya pulang dari suatu seminar motivasi yang berharga mahal, sambil bersungut-sungut. Tentu saja mengundang rasa ingin tahu saya untuk menanyakan kenapa ia bersungut-sungut? Dia jawab “Ketik reg : A spasi B spasi C spasi D : Aduh Bo’ Capek Deeeeeh.” Lho, maksudnya apa?
Kata capek deh semacam itu merupakan ekspresi kejengkelan akan suatu proses yang dirasa membosankan, garing, nyebelin, dan seterusnya. Intinya hanya omong kosong, dan cuma bikin capek saja. Bahkan ada yang lebih lucu cara mengekspresikan kejengkelannya. “Isi BH apa????” , Tetek deeeeeh! Ya ampun, plesetannya capek deh. Ada lagi yang bilang “Limapuluh kali dua : Cepek deeeeeh!”
Fenomena menghadiri seminar semacam itu kerap kali terjadi di luar sana. Seorang motivator terpaksa bicara dalam waktu pendek -demi ngejar argo- mumpung ada yang meminta ngomong. Pembicaraan yang tidak ditata dengan baik, sekalipun isinya mungkin baik. Walhasil, peserta merasa tidak mendapat apa-apa kecuali semangat saat di ruang seminar saja. Mungkin kalau pinjam istilah Tukul “bicara kamu itu Singkat, Padat dan Ngawur!” Hehehe…
Bagi rekan-rekan yang berprofesi‚ di dalam dunia seminar atau training motivasi,‚ sering kali kita dihadapkan pada permintaan yang mendadak dari klien :
- Saya ingin suatu seminar 1 jam, acaranya besok siang ya Pak.?
- Bisakah Anda mengisi seminar 30 menit dalam acara Sales Gathering untuk memotivasi salesperson kami?
Tulisan ini akan mengulas mengenai cara membuat presentasi instant untuk suatu durasi 60 menit. Disebut presentasi instant karena tidak perlu waktu lama dalam merancangnya, dan tetap memiliki daya pukau yang kuat.
Di dunia presentasi, salah satu tools yang terkenal untuk membuat presentasi instant adalah Think On Your Feet (TOYF). Jika Anda sudah menguasai TOYF itu, artikel ini akan lebih membantu.
Formula Instant untuk Presentasi Instant
Dalam situasi yang menantang semacam itu, formula berikut bisa anda pakai untuk mempersiapkan suatu seminar, presentasi atau ceramah pendek. Formula ini sangat mudah diingat, namun demikian tatap memiliki efek yang kuat.
Presentasi Instan = A + B + C + D
Tentunya ABCD ini berbeda dengan Aduh Bo’ Capek Deh yang diuraikan di awal artikel ini. Formula ABCD ini mengandung makna sebagai berikut :
- A : Aha!
- B : Benefit
- C : Contoh-contoh yang impresif
- D : Dengan Demikian â€Â¦.
Penjelasan Formula ABCD
A
: Aha!
Awali seminar dengan cara memunculkan pikiran Aha! Yakni kondisi yang mencerahkan, mengagetkan, memelongokan, mengocok perut, dan seterusnya. Kalau teman saya di televisi sering menyebut sebagai Stop Effect, teman di dunia entertain sering menyebut sebagai Wow Effect.Rancang pembukaan Anda dengan memunculkan efek tersebut secara dramatis. Lontarkan suatu pertanyaan yang positif-provokatif, cerita yang mengguncang, pernyataan yang membangkitkan minat, atau kisah yang lucu inspiratif. Hati-hati, jangan sampai terjatuh pada Ah basiiiiii. Pastikan cukup genuine ataupun cukup original.
Di tahap awal ini dalam istilah NLP adalah break pattern, yaitu memutus suatu pola yang biasa terjadi dalam neurologis pemirsa. Umumnya pemirsa datang ke suatu seminar/presentasi sudah terbiasa pada jenis pembukaan yang standar, adanya perkenalan, basa-basi dan sebagainya. Dengan memberikan pembukaan yang berbeda, anda‚ akan memutus pola neurologis mereka, dan dengan demikian membuat RAS (reticular activator system ) mereka terbuka. RAS adalah pintu masuk / jalur antara alam sadar dan alam bawah sadar.
Pada saat RAS terbuka, mereka sebenarnya siap dimasuki ide oleh Anda. Ini adalah dasar dari ilmu gendam atau shock hypnosis. Putuskan suatu pola, pada saat yang tepat masuki denghan suatu perintah/ide.
B : Benefit
Begitu RAS bisa Anda buka, cepat-cepat Anda beralih ke tahap dua ini sebelum RAS tertutup lagi loop-nya. Loop tertutup apabila pemirsa merasa sudah mendapat jawaban sendiri atau kehilangan daya tarik karena terlalu lama tidak dimanfaatkan oleh pembicara dengan baik.
Pada tahap ini jelaskan secara mantap apa pentingnya mendengarkan presentasi ini bagi audiens. Di sini Anda menjual manfaat (Benefit) pada pendengar agar mereka bepikir “Apa untungnya bagi saya mendengarkan Anda?”
Anda pasti masih mengingat metaprogram Arah Motivasi (lihat di artikel Metaprogram), disebutkan‚ ada dua arah motivasi manusia (moving toward dan moving away). Ada manusia beraksi atas dasar ingin mengejar sesuatu (moving toward) dan ada yang beraksi dalam menghindari sesuatu (moving away).
Nah, bahas alasan dari dua sudu pandang ini. Apa manfaatnya presentasi Anda untuk pendengar, dan apa ruginya bagi yang tidak mendengarkan informasi ini. Bahas secara elegan dan inklusif (memasukkan audiens dalam pembicaraan Anda).
C : Contoh kasus / ide
Di sinilah bagian utama pembicaraan Anda, ide pokok yang ingin Anda sampaikan pada pemirsa. Paparkan 3 contoh/ide untuk menggambarkan poin B di atas. Gunakan data-data sebagai ilustrasi, jika tidak punya data gunakan kisah yang memiliki kekuatan metaforik.
Jumlah contoh jangan terlalu banyak, paling ideal adalah 3, jika waktu Anda panjang bahas tiga contoh itu masing-masing menggunakan 3 sub contoh lagi. Ini adalah teknik yang biasa dipakai oleh TOYF, yakni memilah ide menjadi 3 bagian presentasi secara sistematik. Sebutlah istilahnya adalah MECE : Mutual Exclusive, Comprehensive Exhausted. Artinya ’setiap ide harus terpisah satu sama lain, dan keseluruhan ide harus secara lengkap membentuk konsep’.
Anda dapat memilah ide secara waktu : Sebelum, ketika, sesudah. Misal sebelum menggunakan mesin X, saat menggunakan mesin X dan rencana setelahnya. Demikian pula bisa memilah ide dengan menggunakan cara lain semisal : Ide Pro, Ide Kontra, Jalan Keluar yang paling baik.
Ide sistemik akan membuat pendengar lebih mudah mengorganisasikan dalam pikiran mereka. Membentuk jalur neurologis secara lebih mudah dan cepat, dan memiliki pola tertentu.
D : Dengan Demikian
Setelah selesai Anda menguraikan dengan sistemik, lakukan penutupan dengan diakhiri suatu saran untuk bertindak. Dimulai dengan kata “Dengan demikian, pada saat Anda nanti mengalami….”
Ini yang namanya future pacing, yakni bawa pendengar ke suatu situasi/kondisi tentatif di masa datang. Future pacing adalah kegiatan semacam mental rehearsal yang dilakukan tanpa disadari oleh pemirsa. Tunjukkan pada suatu situasi dimana pemirsa akan memerlukan apa yang Anda baru saa jelaskan.
Gunakan kata-kata yang motivatif untuk mempraktekkan apa yang Anda sarankan pada bagian sebelumnya. Kapan mereka harus melakukan, berikan beberapa contoh situasi secara gamblang (vivid). Contoh yang gamblang akan membuat jalur neurologisnya menjadi semakin kuat.
Demikian, semoga artikel ini menjadi vitamin yang menyegarkan dihari-hari saat Anda‚ harus memberikan presentasi/seminar pendek. Jangan sampai audien Anda mulai berkata “Pak Ogah banget…., cepek deeeeeh!”
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Cetak Artikel Ini
Posted in Education, NLP, Training / Pelatihan |







June 14th, 2007 at 3:38 am
Pak Ronny, kapan bapak ada agenda untuk mengadakan pelatihan NLP atau Blitz Reading di Medan ? Saya sangat tertarik untuk mempelajari lebih dalam mengeni hal ini
June 30th, 2007 at 1:13 pm
Saya udah membuktikannya. So… para netter segera ikut pelatihan mas Roony, karena selesai training pasti Anda tidak kecewa dan akan mengatakan
“Aha…Bukan Cilukkkba.. Doang !”
Karena mas Ronny menjelaskan dengan detail, simple dan gak pelit materi.
(Btw, pertama kali saya baca buku NLP sama sekali tidak mengerti, karena terjemahan-nya ngawur puoool! Sejak itu NLP saya ‘buang’ ke sudut otak yang paling jauh. Nah, setelah ikut training mas Ronny langsung saya borong lagi buku tentang NLP)
July 3rd, 2007 at 5:17 am
Halo Mas Eko,
Senang rasanya mendengar panjenengan puas dengan training kemarin.
Saya tunggu kiprahnya menembus pasar Juakarta (bahasa Jatim-nya Jakarta).
Sering-sering mampir ke blog ini ya, saya ingin dengar kabar lebih jauh dari aplikasi pelatihan kemarin.
RFR
September 1st, 2007 at 5:30 am
hallo pak Ronny,sy benar2 spt hidup kembali.Artinya semangat dan termotivasi hanya baru membaca tulisannya saja. Kpn seminar di yogyakarta?… Saya pingin mendengarkannya langsung.. salam…
September 3rd, 2007 at 11:29 pm
Halo Indah,
Jika bersedia, Anda bisa saja menjadi EO kami di Yogyakarta.
Silahkan hubungi Bu Endah dalam menu “Undang Ronny” di bagian atas web ini.
January 17th, 2008 at 6:43 am
Mantap mas
Saya belum pernah jumpa langsung Anda.kapan-kapan ingin berguru dari master seperti Anda
Insya Allah, saya akan sering mampir untuk belajar di sini
January 17th, 2008 at 7:03 am
Mas Adjie,
Terima kasih, silahkan mampir terus.
Kami senang mendapat feedback…
March 11th, 2008 at 1:11 am
pak ronny, ada milistnya ga? jadi kalo ada agenda-agenda pelatihannya pak ronny kita bisa tau tanpa harus nanya nanya lagi hehehe….blognya mencerahkan pak…
saya tertarik banget dengan blitz reading dan nlp untuk komunikasi dengan orang lain pak.
untuk masalah nlp ini, pak ronny adalah salah satu yang direkomendasikan oleh pak adi gunawan (hypnoterapist).
Salam kenal,
rifki rizal
March 18th, 2008 at 5:23 am
Milis lagi mau kita setup Mas Rifki,
Oh ya, salam saya untuk Pak Adi Gunawan ya…
May 6th, 2008 at 9:22 am
Hallo Mr. Roony (boleh kan sebut anda dg kata ‘Mister’)
saya baru pertama ini masuk ‘log’ anda…
salut dg metode anda yg bisa bikin manusia tdk ngantuk.
Nah sekarang saya pingin belajar dari Anda, tentang :
1. Beri saya kata-kata sekaligus naskah , bagaimana cara mengawali sampai mengakhiri sambutan dalam presentasi.
2. Beri dong tips sekaligus contoh ‘joke-joke’ yang lagi ngetrend ( biar kedengaran nggak basi).
3. kalo dijawab , terimakuasih banyak buat sampean…
wassalam.
May 6th, 2008 at 11:38 am
Halo juga Mr Joe…
Senang ada bisa mampir ke sini dan tidak ngantuk…
1. dan 2. Sebenarnya di berbagai artikel sudah disampaikan.
Untuk mengawali presentasi, ada di artikel mengenai Bagaimana membuka pelatihan, dapat di lihat dibagian artikel.
Soal joke, sebaiknya ngikut milis aja, ada e-ketawa.com atau milis humor. Lumayan bagus kok.
Jangan lupa, ndaftarnya dalam format daily digest saja, supaya tdak terlalu banyak email yang mengganggu.
Semoga sukses!