Apakah Alam Bawah Sadar Itu Ada?
Written by ronnyfr on 19 April 2007 – 6:08 pm - 3,580 kali dibaca.Apakah sebenarnya alam bawah sadar itu?
Jika kita ajukan pertanyaan yang lebih provokatif misalkan, apakah alam bawah sadar emang ada?
Semenjak pertama kali disebutkan di dunia ini, istilah alam bawah sadar sudah memancing kontroversial. Kita bukan orang pertama yang mempertanyakannya, saat mengambil kuliah psikologi dulu, saya belajar bahwa sejak jaman awal perkembangan psikologi sampai sekarang belum semua ahli berdamai mengenai konsep ini.
Setidaknya ada beberapa pertanyaan yang menggugat keberadaan alam bawah sadar ini:
- Benarkah alam bawah sadar ini ada? Dari mana kita tahu?
- Jika benar ada alam lain di luar alam sadar, apakah itu emang letaknya di bawah kesadaran (sub conscious), atau mungkinkah letaknya justru di atas kesadaran (supra conscious), atau justru itu adalah alam tak sadar (unconscious)?
- Mungkinkah sebenarnya semuanya itu hanya ada satu alam pikiran saja, namun memiliki fungsi yang berbeda-beda? Jadi itu merupakan benda yang terpisah atau hanya fungsi yang terpisah?
- Alam “Bawah sadar?” Hmmmmmm…., jangan-jangan letaknya yang benar adalah yang “Alam samping sadar”…? Atau “Alam Belakang Sadar?” Atau malah “Alam Depan Sadar”?
- Ataukah malahan “Alam Agak Sadar”, atau “alam terlalu sadar…” karena ia bisa bekerja menggunakan kesadarannya sendiri…? Atau alam “sadar nggak sadar”…
- Dan seterusnya
Wah, gitu aja kok repot, barangkali itu yang akan dikatakan Milton Erickson ahli hipnotis modern jika ia hidup di jaman Gusdur. Capek dengan berbagai perdebatan itu, Erickson, memilih menggunakah istilah yang elegan yakni other than conscious mind. Sesuatu yang bukan alam sadar, entah itu apa. Kita tidak tahu bendanya, kita mungkin juga tidak bisa membuktikannya, namun kita bisa melihat karakteristik fungsi operasionalnya berbeda dengan alam sadar. Saya sendiri cukup senang dengan istilah dari Milton Erickson ini karena cenderung cocok dengan pandangan saya.
Saat berguru pada Andrew Bryant tentang Neuro Semantic, yakni ‘aliran’ NLP yang diusung oleh Michael T. Hall dan Bob Bodenhamer. Saya mendapat penjelasan yang berbeda dan menarik. Dijelaskan bahwa pikiran kita itu ibarat suatu perpustakaan yang memiliki sistem operasionalnya sendiri, namun kondisinya gelap gulita. Nah, manusia punya sebuah senter yang jika dinyalakan kira-kira bisa menerangi 1 meter persegi secara terang, dan sebagian remang-remang, sisanya yang mayoritas adalah gelap gulita.
Alam sadar adalah daerah terang yang disorot senter itu, sisanya adalah alam selain alam sadar. Jadi secara radikal penjelasan ini membedakan diri dari yang lain, dengan kata lain, sebenarnya alam sadar hanya eksis saat tertentu saja. Mungkin ini menjadi lebih mudah dimengerti, sebab jika kita sedang tidur memang pikiran sadar sepertinya tidak eksis lagi.
Nah, tentunya siapapun boleh berbeda pendapat dengan pandangan ini, lha wong namanya dari dulu juga sudah merupakan topik kontroversial. Saya sendiri cenderung cocok dengan dua pandangan ini, Milton dan Michael Hall. Sekalipun untuk mempermudah penjelasan, dalam pelatihan saya sering mengatakan saja alam bawah sadar, karena istilah ini lebih mudah diterima.
Jadi sebagai kesimpulan, istilah alam bawah sadar hanyalah cara kita untuk menjadi lebih mudah memahami bahwa ada fungsi pikiran yang tidak berada dalam dataran kesadaran.
Nah, untuk tujuan menggunakan script hypnosis, kadang lebih baik menggunakan istilah “alam tidak sadar”, karena ini dapat memicu terjadinya ambiguity yang amat powerful. Caranya?
Mengikuti NLP Practitioner akan menjelaskan itu semua.
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Cetak Artikel Ini
Posted in Hypnosis/therapy, NLP |







January 13th, 2008 at 1:38 am
Menurut Saya bawah alam sadar sangat erap kaitannya dengan pikiran manusia itu sendiri, karena biasanya seseorang masuk kebawah alam sadarnya setelah dia mengalami sesuatu, baik itu masalah, keuntungan, kerugian, maupun kejadian.
Dengan sendirinya pikirannya akan membawa dia ke bawah alam sadarnya baik itu berupa hayalan, maupun angan2 pikiran yang dia inginkan setelah atau sebelum mengalami sesuatu……..
January 14th, 2008 at 11:36 pm
thanks Dewi atas pendapatnya,
Tambah satu lagi pendapat mengenai Alam Bawah Sadar nih…
March 7th, 2008 at 4:48 pm
KETENANGAN ADALAH SUMBER KEKUATAN YANG BESAR
March 7th, 2008 at 4:58 pm
ALAM BAWAH SADAR ADALAH SESUATU YANG PASTI DIALAMI OLEH SETIAP MANUSIA MAU ATAUPUN TIDAK DAN PADA DASARNYA KETIKA KITA MEMPELAJARI SUATU HAL AWALNYA MUNGKIN KIT MENGGUNAKAN LOGIKA OTAK TETAPI KETIKA KITA SUDAH TERBIASA MELAKUKAN SESUATU YANG KITA PELAJARI/KIT LATIH SEBENARNYA KITA TELAH MENGGUNAKAN ALAM BAWAH SADAR KITA SEBAGAI KENDALI.
March 7th, 2008 at 5:00 pm
POTENSI ALAM BAWAH SADAR MANUSIA BERKEMBANG SEIRING DENGAN BERKEMBANGNYA KESADARAN DIRI MANUSIA ITU SENDIRI
March 10th, 2008 at 12:37 am
Thanks pendapatnya Mas…
Sip sekali!
May 12th, 2008 at 1:58 pm
Manusia dilahirkan diberi aqal fikiran dan hati tanpa daya upaya kcuali kekuatan dr alloh.jd kekuatn bwah sadar adlh kekuatan ilahi.dgn sering meditasi+dzikir akn dekt dgn alloh klo sudh dekat dlm hadis qudsi diterangkn. Sgla kekuatn adlh kekuatanku.
May 14th, 2008 at 5:07 pm
Pak Amin Maizun,
Terima kasih sudah mampir dan sharing pendapat…
Saya setuju dengan kekuatan dzikir…, memang luar biasa!
Ronny Furqony
May 16th, 2008 at 3:45 pm
Alloh jdkn jin(setan)+manusia+ malaikt. mansia ada ditengah jika manusia ta’at bs kndalikan hw nafsu maka akn mulia sprti malaikt.sbaliknya jika menuruti hw nafsu akan dirndahkn brtman jin/setn.jd alam bwh sadar bisa dr setn ato mlaikat trgntung amalnya.
May 21st, 2008 at 3:54 am
Betul Mas Amin,
Thanks atas sharingnya
October 30th, 2008 at 6:49 pm
Contoh Seperti rasa gula kalau kita ditanya, hanya bisa menggambarkan,tidak bisa menerangkan secara pasti , dan tentunya akan lain jawabnya dari masing individu, hanya logikanya kita sudah tahu rasa gula itu seperti apa.jadi aku setuju jelas kalau ada perbedaan pendapat antara satu dengan yang lainnya
November 2nd, 2008 at 10:54 am
Mantap!
Luar biasa pendapat Anda semua sungguh saling memperkaya…
Thanks dan terus berbagi
December 22nd, 2008 at 1:34 pm
saya juga percaya bahwa dengan memaksimalkan alam bawah sadar kita,kita dapat mencapai sesuatu dengan lebih mudah dan efisien. artikelnya bagus baget y… be spirit ….
December 24th, 2008 at 12:42 am
Thanks Mas/Mbak Sun3_83.
Sukses untuk Anda
December 26th, 2008 at 9:43 pm
Lalu bagaimana mengakses bawah sadar ini?
January 5th, 2009 at 12:08 am
Mas Irwa,
Inilah gunanya Hypnosis dan NLP.
Untuk mengakses alam bawah sadar.
Ya caranya dengan mempelajari semua teknik / tools -nya.
Di wen ini sudah tersedia banyak dan gratis khan?
Salam kenal