NLP Presuppositions : Agar Hidup Lebih Mudah
Written by ronnyfr on 18 February 2007 – 11:27 pm - 3,859 kali dibaca.Kita boleh saja meyakini bahwa watak kita ditentukan oleh komposisi alam semesta pada saat lahir, boleh pula meyakini bahwa karena terlahir pada tahun / bulan / tanggal tertentu maka hidupnya akan sial, juga tidak dilarang untuk meyakini bahwa kita tidak cocok punya karier ini dan bisnis itu. Semua boleh saja jadi keyakinan kita, lha wong ada cukup banyak bukti yang mendukung, namun jangan pula lupa bahwa banyak pula bukti yang tidak mendukung.
Nah, sekarang pertanyaannya adalah : apakah keyakinan ini berguna untuk dianut? Apakah keyakinan ini akan membawa anda pada kemudahan dalam “mengarungi samudra kehidupanâ€Â di dunia ini atau justru akan mempersulit?
NLP menganjurkan kita untuk meyakini beberapa hal, yang jika diyakini sepenuh hati maka kehidupan kita akan menjadi lebih mudah dan lebih menyenangkan. Hal-hal yang sebaiknya diyakini itu disebut sebagai NLP presupposition, atau lebih mudah dimengerti sebagai asumsi.
NLP presupposition adalah sejumlah ide utama dalam NLP yang merupakan sintesa dari hasil pemikiran orang-orang yang di model di awal perkembangan NLP, antara lain Virginia Satir, Firtz Pearls, dan Milton Erickson. Sintesa in diperoleh berdasarkan modelling yang dilakukan oleh sepasang co founder NLP (Bandler dan Grinder) pada ketiga orang diatas.
Seperangkat pemikiran ini bisa dilihat sebagai semacam belief system yang akan membuat para penganutnya memiliki suatu cetak biru sukses di area NLP. Sebagai seorang praktisi NLP, meyakini dan menjadikan presuposisi ini sebagai belief system merupakan suatu kebutuhan penting, dan bisa dijadikan sebagai suatu sikap sebagai seorang praktisi.
Jika Anda beruntung pernah belajar NLP-Neuro Semantic, maka anda bisa mengubah presuposisi ini menjadi lebih membumi (melebur dalam diri Anda) dengan menggunakan Mind to Muscle Pattern. Suatu pola teknik NSNLP yang mengubah suatu ide (mind) menjadi perilaku (muscle).
1. The map is not the territory.
Realitas internal (peta mental mengenai dunia) bukanlah realitas eksternal (dunia itu sendiri).
2. People respond according to their map of reality
Orang bereaksi menurut realitas internalnya sendiri
3. There is no failure, only feedback. Feedback is simply information
Tidak ada kegagalan, yang ada hanyalah umpan balik. Umpan balik hanyalah informasi biasa.
4. The meaning of the communication is the response it elicit
Makna (kualitas) komunikasi diukur dari hasil respon yang diperoleh, bukan dari maksud.
5. If what you are doing is not working, do something different
Jika yang dilakukan tidak menghasilkan, lakukan secara berbeda
6. You can not not communicate
Anda tak bisa tidak berkomunikasi
7. People have all the resources they need to achieve their desired outcome. They just need access, strengthen and sequence them
Orang sudah punya semua sumberdaya yang diperlukan untuk meraih hasil. Tinggal diakses, diperkuat dan diurutkan.
8. Every behavior has a positive intention
Perilaku seseorang didorong oleh suatu niatan yang berguna
9. People are much more than behavior
Manusia lebih dari sekedar jumlah perilakunya
10. The mind and the body are interlinked and affect each other
Pikiran dan tubuh saling berterkaitan dan saling mempengaruhi.
11. Having choice is better than not having choice
Memiliki pilihan lebih baik dari tidak memilikinya
12. Modelling successful performance leads to excellence
Meniru orang sukses membawa kita ke ekselen
13. It’s never too late to have a happy childhood
Tidak ada kata terlambat untuk punya masa kecil yang berbahagia
14. Resistance indicates the lack of rapport
Penolakan mengindikasikan kurangnya rapport
Catatan
Kawan…, mari berbagi manfaat!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda……….., mengapa tidak
tuliskan pendapat Anda di sini! Sekarang juga…, kami semua akan segera mendapat manfaat dari pendapat Anda! Apapun itu…, ya khan?
Pendapat Anda akan menambah perspektif bagi kami semua.
Terima kasih sudah bersedia berbagi di sini…
Ronny F. Ronodirdjo.
Cetak Artikel Ini
Posted in NLP |







March 2nd, 2007 at 11:35 pm
Mas, saya sedang berupaya untuk “menjual”NLP dan Hypnosis diterapkan dalam sales dan service di kantor saya, tapi banyak orang2 sok tahu di kantor saya bahwa metode2 itu tidak cocok untuk sales dan service, ya salah satunya temen mas Ronny juga… Gimana caranya meyakinkan mereka tentang manfaat NLP, Mind-Power dan Hypnosis buat meningkatkan sales dan service di perusahaan saya.. TQ
April 13th, 2007 at 10:10 am
Mas, saya sedang mencari pelatihan NLP yang terbaik sepertinya mas ronny berpengalaman… dan kira-kira kapan waktu pelatihannya? dan biayanya berapa ya? SUKSES!!
June 7th, 2007 at 4:53 am
Pak Ronny, apa saya bisa mendaptkan informasi ttg pelatihan NPL for Trainer yg akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini? (Juni s.d. Ags) dan juga besaran biayanya. Terima kasih, informasi Bapak sangat saya tunggu.
June 8th, 2007 at 12:04 pm
Halo M Senny, kita akan lakukan di Surabaya, tanggal 28-29 juni ini. informasi lebih jauh hubungi Pak Bobby 08155058618 (Moderator Trainers Club Surabaya). Saya dengar sekarang tinggal 20 seat lagi. CU there
July 31st, 2007 at 4:55 pm
wah terus terang nih aku pingin jadi trainer gimana caranya , saat ini saya sudah bekerja di sebuah perusahaan pharmasi posisi senior sales,ada yang bisa bantu saya.?hub 03172191077 . thanks
August 2nd, 2007 at 1:00 pm
tolong, saya selalu diberi info tentang npl dari training jadwal dll. danke
October 2nd, 2007 at 3:57 pm
” 5. If what you are doing is not working, do something different
Jika yang dilakukan tidak menghasilkan, lakukan secara berbeda ”
that’s mean
do something new and different ?
or
do it in different way ?
October 3rd, 2007 at 2:19 am
Mas Martono, dalam perspektif saya, keduanya bisa benar…
December 8th, 2007 at 4:25 pm
hmmmm…
kenapa teman teman bingung ?
jawabannya ada di sini ==> http://ronnyfr.com/?p=64
February 21st, 2008 at 2:53 pm
mas ronny tolong kalo ada pelatihan NLP dan HIPNOTERAPI tolong sya di beri tau lewat email ini, kapan ada dalam waktu dekat
April 7th, 2008 at 6:35 am
Mas ronny, saya pernah membaca tulisan mas di pembelajar.com tentang blitz reading. Di situ mas sebutkan tentang pelatihannya. mohon informasi tempat dan jadual pelatihan blitz reading itu di mana, dan kalau bisa biayanya?
Saya juga pengin informasi pelatihan NLP & Hipnothreapi via email saya, kalau bisa yang di sekita jawa tengah & jogjakarta, tapi kalau gak ada di jakarta juga ok.
thanks
April 10th, 2008 at 11:02 am
Mas Samuel,
Blitz Reading adalah hasil analisis dan pengembangan yang saya lakukan dari berbagai ilmu yang saya pelajari mengenai otak, merupakan penggabungan dari NLP, Hypnotherapy, Photo Reading, Speed Reading, Accelerated Learning, Holographic Visualisation, dll…
Dalam waktu dekat belum akan diadakan training ini.
Untuk training NLP yang lain akan kita umumkan dan kirimkan melalui email kepada Mas…
July 31st, 2008 at 12:19 pm
Pak Ronny, Salut untuk anda..
Btw kalo ada info2 pelatihan NLP ini (agutus 2008)tolong dong di info kan ke saya lewat email..lokasi saya di Jakarta..
Tx in advance
August 4th, 2008 at 12:27 pm
Sandra,
Thanks sudah berkunjung,,,
Insya Alloh September / Oktober ini kita adakan practitioner.
Sertifikat dari Richard Bandler.., The Society Of NLP.
Salam
August 18th, 2008 at 3:44 pm
Pak Ronny .. Terima konsultasi pribadi kah ? Saya ingin sekali mengikuti pelatihan Anda .. Kalau bulan September saya tidak bisa .. Ada hajatan besar .. Please inform to my email ..
Terima kasih
August 22nd, 2008 at 12:52 am
Dear Bu Ria,
Utk pelatihan, kita akan kabari. Tunggu ya Bu…
Ohya, untuk konsultasi pribadi boleh saja, yang penting jadual cocok bagi kita semua…, Saya selalu membuka kesempatan utk coach atau kondsultasi, yang penting ybs punya keinginan sungguh2 untuk berubah. Bukan hanya ingin tahu atau ingin keluhannya didengar saja…
Silahkan kontak staf saya di 021-32119176 (Pak Nur).
Salam kenal dan sukses untuk Bu Ria
September 4th, 2008 at 10:09 am
Dari artikel mas Ronny diatas saya menangkap NLP Presupposition kok mirip dengan pepatah yang sering kita dengar dari orang tua seperti: Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing….Hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai..dan lain lain. Dalam Qur’an saya juga banyak menemui kalimat yang dapat membangkitkan semangat dan membentuk sikap kita seperti : Jika Allah menolong kamu tidak ada yang bisa mengalahkan kamu…..Apa apa rahmat yang dibukakan Allah bagi manusia tidak ada yang bisa menghalanginya….Jika kamu menolong agama Allah, Allah akan menolong kamu…dan lain lain.
Saya numpamg tanya apakah kalimat pepatah atau ayat Qur’an tersebut diatas bisa dimasukan dalam kelompok NLP presupposition. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas penjelasan mas Ronny
Wassalam Fadhil ZA.
September 7th, 2008 at 3:54 pm
Pak Fadhil…
Tepat sekali apa yang Anda tuliskan..
Presuposisi NLP memang dikembangkan untuk menjadi suatu belief system atau keyakinan yang sebaiknya di internalisasi oleh para praktisinya. Melalui keyakinan ini, maka akanlebih bagi seseorang untuk menuju kepada kesuksesan.
Dalam konteks relijius, sangatlah utama jika kita dapat meyakini isi kitab suci kita sebagai keyakinan yang paling utama. Maka itu akan menjadi bekal sukses di dunia akherat.
Dalam konteks keilmuan NLP, kita boleh saja menambahkan hal-hal semacam itu sebagai presuposisi yang kita yakini sendiri…
September 7th, 2008 at 11:35 pm
Trima kasih mas Ronny atas penjelasannya.
Saya sudah gatel banget pengen nulis tentang kalimat presuposisi yang banyak saya temui dalam Qur’an. Saat ini saya juga sudah mulai mengumpulkan kalimat pendek dalam Qur’an yang diharapkan bisa jadi pegangan hidup.
September 8th, 2008 at 1:02 am
Silahkan Mas… saya mendukung banget. Bolh di share di sini kok…
BTW, sebagai suatu cikal, Anda bisa membaca ini : www.spiritualNLP.com
Ronny FR