Download File Kisi-Kisi UAN 2012 & Buat Contekannya, Legal 100% (Repost)

Jadual UAN 2012 sudah dekat, saat ini kita sudah lewati bulan Februari dan masuk Maret. UAN dilaksanakan bulan April dan Mei 2012 ini, artinya tinggal menghitung hari saja untuk persiapkan diri, agar terhindar dari situasi yang tidak diinginkan.

Saya yakin Anda pasti pernah mendengar berita mengenai Siswa-siswa yang pingsan saat mengerjakan UAN di tahun lalu. Diantaranya, beritanya ada  di sini. Bahkan lebih mengenaskan lagi, ada yang meninggal, simak beritanya di sini.

Guru sekolah dan orang tua murid, saking kuatirnya anak tidak lulus UAN, seringkali cenderung mengancam dan menakut-nakuti anak bahwa UAN itu amat sulit, sehingga akhirnya bagi si anak UAN menjadi suatu momok yang menakutkan.

2 tahun lalu saya menuliskan Cara Sukses Menghadapi UAN Dengan NLP, Anda bisa baca artikelnya di sini. Artikel luar biasa itu untuk membuang cemas, membuat anak PD dan sukses di NLP.

 

Nah bagaimana agar anak bisa optimal dalam belajar?

Tentu saja Anda perlu download Kisi-kisi UAN 2012, file tersedia di sini. File ini adalah pdf, Anda memerlukan program semacam Adobe Acrobat Reader® yang gratis, bisa di download di sini.

Nah tentunya, supaya mendapatkan manfaat terbanyak dari kisi-kisi itu, Anda perlu bantu Anak Anda untuk meng-upload pula secara mental Kisi-kisi itu. Caranya menggunakan ilmu Blitz-reading, ilmunya sudah ditulis dalam ebook, dan secara bebas bisa di download di sini.

Nah, bagaimana membuat Kisi-kisi UAN yang tebal itu menjadi ’handy’ (mudah dibawa-bawa)? Kita perlu belajar Mind-Map. Suatu teknik mencatat dan teknik mengingat yang sangat powerful sekalipun sangat sederhana! Diciptakan oleh Tony Buzan, yang mengungkapkan bahwa mencatat dan mengingat dengan memberdayakan kedua belah otak (kiri dan kanan) akan sangat membantu proses meringkas, mengingat dan komprehensi.

Mencatat secara konvensional selain monoton dan membosankan juga cenderung hanya memfungsikan otak kiri saja. Padahal otak kita terdiri dari 2 bagian, yaitu kiri dan kanan. Fungsi otak kanan untuk memproses secara kreatif, seni, minat dan bakat, dll. Bekerja secara acak, menyukai grafis dan warna-warni. Sementara itu, fungsi otak kiri lebih ke arah logis, matamatis, teratur,  dll. Dengan menoptimalkan keduanya maka akan terjadi keseimbangan kinerja otak. Hasilnya, ibarat mesin, memiliki double gardan, atau turbo!

Jadi dengan menggunakan Mind Map Anda melakukan proses pencatatan yang selaras dengan cara kerja pikiran agar mudah diingat. Dalam melakukan Mind Map, agar otak kanan terangsang, maka kita gunakan warna dan simbol / gambar untuk menciptakan imajinasi yang asosiatif. Selain itu, akan banyak digunakan garis lengkung, karena otak kanan lebih suka figur lengkung dari pada sudut. Salah satu prinsip lainnya adalah, kemampuan mengekstraksi suatu konsep menjadi terwakili oleh satu keyword (kata kunci). Santai saja, kalau sudah dilakukan mudah kok, kesannya saja njlimet hanya pada awalnya.

Mind Map juga didasarkan pada pemikiran Tony Buzan bahwa cara kerja pikiran adalah inside out alias Radiant Thinking, yakni konsep seperti sinar matahari. Dari pikiran utama di pusat, lantas diikuti pikiran berikutnya secara meluas ke sekeliling.

Kita mulai dulu melatih Mind Map, untuk meringkas Kisi-kisi UAN, kemudian, sejalan dengan peningkatan ketrampilan menggunakan Mind Map, gunakan pula untu meringkas Bahan Pelajaran yang bakal keluar di UAN (berdasar Kisi-kisi itu).

Berikut teknik mencatat, meringkas ‘ala Mind Map :

  1. Siapkan selembar kertas kosong, dan beberapa spidol warna warni.
  2. Baca terlebih dahulu bahan yang mau dijadikan mind map, kuasai gambaran besarnya.
  3. Perhatikan Kerangka berpikirnya, berdasarkan bagaimana penulis menyusun Bab demi Bab, atau juga bisa berdasarkan dari pilihan Anda sendiri. Kerangka berpikir akan menentukan konstuksi Mind Map yang Anda susun.
  4. Mulai dengan meletakkan kertas itu horisontal di depan Anda, sesuai dengan medan penglihatan mata yang horisontal.
  5. Gambarlah mulai di tengah-tengah kertas. Dimulai dengan sebuah simbol/gambar yang merupakan ide utama dari bahan yang dipelajari ini.
  6. Ditengah simbol ini , tuliskan satu/beberapa Kata Kunci (maksimal 3 kata kunci), misal “Kisi2 Sukses UAN”
  7. Buat sebuah cabang utama yang berpangkal dari simbol yang di tengah. Garis awal dibuat tebal, makin ke pinggir cabangnya (nanti), makin tipis. Cabang utama pertama, sebaiknya dimulai dari arah jam 12.00. Diatas garis horisontal cabang itu, ditulis keyword berikutnya.
  8. Buatlah cabang-cabang berikutnya dari ide utama itu, dan tuliskan keyword diatasnya. Contoh adalah:
    1. Pengertian Dasar
    2. Jenis / type
    3. Dst
    4. dst
  9. Dari cabang-cabang itu, lanjutkan lagi dengan menggambar ranting-ranting yang lebih detail. Ingat, makin ke pinggir, makin tipis dan kecil hurufnya.
  10. Di setiap keyword, jika mungkin tambahkan simbol/gambar untuk membuat visualisasi dan asosiasi di otak kita.
  11. Di setiap cabang, gunakan arna yang berbeda. Sehingga membantu proses klasifikasi dan asosiasi dalam pikiran.
  12. Jika diperlukan bisa dibuat link, yakni garis putus-putus untuk menghubungkan beberapa keyword yang berhubungan, namun di klasifikasi cabang yang berbeda.

 

Nah,

Setelah Mind Map jadi, periksa ulang apakah sudah sesuai dengan gambaran besar yang dimaksudkan. Perlu dicatat disini, bahwa Mind map terbaik adalah yang kita susun sendiri, bukan buatan orang lain. Sebab, asosiasinya mungkin berbeda pada setiap orang, demikian juga cara mengorganisasinya. Nah, rekan mind map ini di pikiran Anak Anda. Pasti lebih mudah dihapal, karena melibatkan ke dua belah hemispher otak (kiri dan kanan).

 

Membuat Contekan UAN Legal 100%.

Wow, membuat contekan LEGAL?

Apa mungkin?

Tentu saja, jika contekan itu ada dalam pikiran, bukan contekan tertulis di kertas yang disembunyikan di kantong atau paha….

Untuk Membuat Mind Map atau rumus apapun sehingga bisa menjadi Contekan, maka Mind Map / rumus itu harus diinstall ke dalam pikiran. Kita lakukan dengan cara teknik NLP digabung hypnosis. Tekniknya melibatkan imajinasi holografis.

Pertama-tama Anda perlu ajari anak Anda  relaksasi Tubuh dan Pikiran. Caranya mudah sekali, dalam kondisi duduk bersandar, minta anak Anda meniatkan dan ijinkan tubuh menjadi rileks secara progresif. Apakah mulai dari kepala dulu, kemudian dilanjutkan secara bertahap pelan-pelan ke arah kaki, atau sebaliknya. Caranya dengan sengaja mengendorkan otot-otot  secara bertahap. Saat mengendurkan, sambil bayangkan bahwa otot-otot juga mulai mengendor. Sekaligus afirmasikan dalam hati, bahwa otot tersebut mengendor.

Misalkan,  mulai dari mengendurkan otot-otot mata, setelah merasa otot mata mengendur, katakan dalam hati “Sedemikian rileksnya otot mata saya, sehingga sekalipun saya berusaha mencoba membukanya, namun semakin saya coba dibuka, semakin otot mata saya jadi rileks”.

Saat mendapati otot mata tidak bisa dibuka, jangan merasa cemas dan takut. Itu tandanya berhasil. Nanti, saat selesai semua langkah, tinggal Anda niatkan: “Pada hitungan ketiga sambil saya hembuskan nafas saya maka seluruh tubuh saya akan kembali normal seperti sebelumnya.”

Nah, sementara, ijinkan mata rileks sampai nggak bisa dibuka. Kemudian niatkan, “karena mata saya rileks nggak bisa dibuka, berarti saya juga bisa merilekskan bagian tubuh saya yang lain, hingga tidak bisa bergerak. Lakukan berturut-turut secara bertahap, sehingga semua otot di badan.

Setelah seluruh tubuh rileks, maka niatkan untuk merilekskan pikiran (otak), cara paling mudah adalah dengan membayangkan otak kita menjadi lebih sejuk. Nah, dalam kondisi sangat rileks seperti ini, pikiran akan mudah sekali untuk melakukan tugas imajinasi yang riil.

Ini tujuan kita yang sebenarnya : merilekskan pikiran!

Dimulai dengan merilekskan tubuh, agar lebih mudah.

Setelah kita berhasil merilekskan pikiran, maka Anda perlu mengajari anak Anda membuat  tombol anchor (lihat artikel ini untuk pengertian anchor). Misal, anchornya : “Setiapkali saya meniatkan ‘rileks pikiran…’, maka pikiran saya langsung rileks seperti ini tanpa alasan yang jelas”.

Nah, untuk memudahkan, lakukan saja hal diatas beberapa kali.

Untuk menghentikan proses relaksasi ini cuku gunakan niat “Pada hitungan ketiga sambil saya hembuskan nafas saya maka seluruh tubuh saya akan kembali normal dan bisa bergerak seperti sebelumnya.”

Well luar biasa!

Pada kondisi ini, akhirnya Anak Anda bahkan bisa meniatkan merilekskan pikiran saja, tanpa merilekskan otot tubuh. Bahkan bisa dilakukan dalam kondisi mata terbuka. Silahkan dilakukan… Seru khan? Anda masuk dalam kondisi waking trance tanpa bantuan orang lain. Cukup dengan memicu dengan mengatakan dalam hati anchor tadi:  “Rileks Pikiran….”

Sekali Anda sudah dapat melakukan Riles pikiran dalam kondisi mata terbuka, maka Anda siap melakukan imajinasi holografis.

Imajinasi Holografis.

  1. Picu anchor ‘Rileks Pikiran’ .
  2. Lihat gambar Mind Map di depan mata, dengan mata seperti Anda melakukan Blitz-Reading. Menggunakan pandangan mata ekspansif dan lembut.
  3. Setelah terekam dengan baik, imajinasikan gambar Mind Map itu, diletakkan di sisi sebelah kanan atas kepala (Posisi jika mata melirik ke kanan atas). Pastikan  bisa melihat dengan jelas gambar ini.
  4. Latih berkali-kali sampai Anak Anda benar-benar bisa mengimajinasikan dengan baik. (Jika  kesulitan, maka Anak Anda perlu menginvestasikan latihan rileksasi pikiran lagi, hingga masuk kondisi trance yang cukup untuk visualisasi (imajinasi). Anak Anda tidak perlu masuk ke somnambulisme (very deep trance / profound). Anda cukup melatih saja kok. Banyak murid saya bisa melakukanlangsung darilatihan 1 kali. Pada kondisi mata langsung terbuka.
  5. Setelah itu, dengan sengaja minta anak Anda mengijinkan gambar itu bergeser ke sebelah kiri atas kepala Anak Anda. Posisi jika mata melirik ke kiri atas. Ijinkan gambar itu menetap di situ.
  6. Niatkan dalam hati : “Bawah sadar, tiap kali saya menginginkan bayangan gambar ini muncul, maka gambar ini muncul dengan sendirinya! Saya minta bawah sadar yang bertanggung jawab untuk memunculkan dan menghilangkan gambar ini, kapanpun saya inginkan”.

 

Nah,

Alangkah baiknya Anda latih dulu di Anda, lantas baru ajarkan ke anak Anda. Sekalipun, biasanya anak berlatih jauh lebih mudah dari orang dewasa.

Dadaaaaag jamuuuur,

Eh, dadaaaaag pingsan di UAN!

Seperti apa rasanya, saat anak Anda sudah siap secara materi ujian, berdasarkan ilmu yang mereka dapatkan dari Sekolah dan Bimbel, kemudian Anda bantu mendownload kisi-kisi UMPTN, mengupload kisi-kisi di pikiran, dan mengupload bayangan mental dari ringkasanMind map semua pelajaran. Bahkan Anda pun siapkan mental sukses anak Anda menggunakan NLP.

Wow.

Tahu-tahu bulan April lewat, Mei lewat… dan pengumumanpun lulusnya Anak Andapun telah lewat!

Well….

Jadi apa yang segera Anda lihat, rasakan dan dengarkan, saat Anda mengetahui anak Anda lulus UAN?

 

Licensed Practitioner of NLP

Sinergy Lintas Batas

Comments

  1. Terima Kasih Mas Rony atas ilmu yg begitu berharga ini,..izin untuk copaznya,…

  2. Silahkan Mas Ipal…

  3. Y. SUBIYANTO HS says:

    Bagus. Bukan untuk semangat nyonteknya, tetapi cara efektifnya mengingat apa yang dibaca.
    Salam.

  4. Aditya El-Hikmah says:

    Pak, izin copas ya. :D

    MANTAP!! Pingin belajar langsung dari bapak nih. :)

  5. katarina endah says:

    Seandainya semua guru punya pemahaman semua ini ya pak? Luar biasa…

  6. muhadkiki says:

    tolong pakk saya ntarr 18april ujian sekolah saya butuh conetakan pliss pakk kalo gak boleh ya udah saya beljar yang serius dahhh

  7. Mas Ronny, kapan ada training di Semarang tahun ini ?

  8. Eko Andi says:

    Bahkan saya masih pakai mindmap untuk mengingat2 manual software yang saya pakai sekarang he he he mantab deh penjabarannya mas Ronny!

Leave a Reply